Ilustrasi. Foto Freepik.
EDUKASIA.ID - Cuaca panas ekstrem masih melanda sejumlah wilayah Indonesia dalam beberapa hari terakhir. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat suhu maksimum bahkan mencapai 37,6°C, dan kondisi ini diperkirakan bakal bertahan hingga akhir Oktober atau awal November 2025.
Meski tampak sepele, paparan panas yang terus menerus bisa berdampak serius pada kesehatan. Lantas, penyakit apa saja yang rentan muncul saat cuaca panas seperti sekarang? Berikut penjelasannya, dikutip dari situs resmi Unit Pelayanan Kesehatan (UPK) Kemenkes RI dan Alodokter.
Penyakit yang Rentan Muncul Akibat Cuaca Panas
1. Dehidrasi dan HeatstrokeSaat suhu udara meningkat, tubuh kehilangan cairan lebih cepat lewat keringat. Jika cairan tak segera tergantikan, bisa terjadi dehidrasi dengan gejala seperti lemas, kulit kering, dan warna urin yang pekat. Dalam kondisi ekstrem, bisa berkembang menjadi heatstroke keadaan darurat medis ketika suhu tubuh naik drastis dan berisiko merusak organ vital.
2. Iritasi dan Ruam Kulit
Keringat berlebih dapat memicu iritasi, gatal, hingga ruam pada kulit. Kondisi ini kerap dialami anak-anak dan orang yang banyak beraktivitas di luar ruangan. Gunakan pakaian longgar dan bahan katun agar kulit bisa “bernapas”.
3. Sakit Kepala Sebelah (Migrain)
Paparan panas matahari dan udara yang terik bisa memicu migrain. Biasanya ditandai dengan nyeri berdenyut di satu sisi kepala, mual, dan sensitivitas terhadap cahaya.
4. Panas Dalam
Kombinasi cuaca panas dan pola makan yang tidak seimbang, seperti konsumsi gorengan atau makanan pedas berlebihan, bisa menimbulkan panas dalam. Gejalanya antara lain tenggorokan kering, sariawan, dan rasa panas di tubuh.
5. Demam Tinggi
Berada terlalu lama di bawah sinar matahari tanpa perlindungan dapat menyebabkan suhu tubuh meningkat hingga menimbulkan demam tinggi. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa berujung pada kerusakan otak dan organ vital.
Tips Menjaga Kesehatan di Tengah Cuaca Panas
1. Perbanyak Minum Air PutihTetap terhidrasi adalah kunci utama. Minum air putih setidaknya dua liter per hari, bahkan jika tidak merasa haus. Buah-buahan tinggi air seperti semangka, jeruk, dan mentimun juga bisa membantu menjaga cairan tubuh.
2. Gunakan Pelindung Diri dan Pakaian yang Tepat
Saat harus keluar rumah, kenakan topi, payung, atau kacamata hitam. Pilih pakaian berbahan ringan dan berwarna terang agar panas tidak mudah terserap.
3. Hindari Aktivitas Berat di Siang Hari
Suhu udara biasanya mencapai puncaknya antara pukul 10.00–16.00. Jika memungkinkan, hindari aktivitas fisik berat di jam-jam tersebut, atau cari tempat teduh dan sejuk untuk beristirahat.
4. Gunakan Tabir Surya
Sebelum keluar rumah, oleskan sunscreen minimal SPF 30 di bagian tubuh yang terpapar sinar matahari. Ini penting untuk mencegah kerusakan kulit akibat sinar UV.
5. Pilih Makanan Sehat dan Bergizi
Perbanyak konsumsi buah dan sayur yang kaya vitamin dan mineral. Hindari makanan pedas atau berminyak agar tubuh tidak mudah terasa panas dan lemas.
6. Jaga Kebersihan Tubuh
Mandi secara teratur untuk mengurangi risiko iritasi kulit dan menjaga tubuh tetap segar, terutama setelah banyak berkeringat.
Itulah beberapa penyakit yang bisa muncul akibat cuaca panas ekstrem, serta langkah-langkah sederhana untuk mencegahnya.



.png)



Komentar menggunakan bahasa sopan dan tidak mengandung unsur SARA. Redaksi berhak mengedit komentar apabila kurang layak tayang.