Bantuan dari guru dan lembaga RA di seluruh Indonesia untuk Sumatra. Foto Kemenag.
EDUKASIA.ID - Pengurus Pusat Ikatan Guru Raudhatul Athfal (PP IGRA) mulai menyalurkan dana bantuan untuk lembaga dan guru RA yang terdampak bencana alam di wilayah Sumatra. Total donasi yang berhasil dihimpun mencapai Rp1.128.931.000.
Pimpinan IGRA, Euis Susilowati, menyebut sebagian dana telah disalurkan. “Donasi sudah disalurkan sebesar Rp260.000.000, dan berikutnya akan disalurkan, insya Allah, pada pekan pertama Februari 2026,” ujarnya, Selasa, 20 Januari 2026.
Bantuan tersebut ditujukan untuk lembaga dan guru RA di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Penyaluran dilakukan berdasarkan hasil rapat koordinasi antara PP IGRA dan Pimpinan Wilayah setempat, dengan mekanisme pelaporan serta dokumentasi.
“Penyaluran dipimpin langsung oleh Ketua Pimpinan Wilayah masing-masing dan disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan,” kata Euis.
Euis menjelaskan, dana bantuan berasal murni dari partisipasi guru dan lembaga RA di seluruh Indonesia. Penghimpunan dilakukan secara berjenjang melalui struktur organisasi IGRA.
“Donasi berasal dari guru dan lembaga RA yang dikumpulkan melalui Pimpinan Cabang, Pimpinan Daerah, Pimpinan Wilayah, hingga Pimpinan Pusat,” jelasnya.
Penggalangan donasi dilakukan selama bulan Desember 2025. Proses tersebut diawali dengan surat edaran resmi dari PP IGRA yang ditujukan kepada seluruh jenjang kepengurusan hingga lembaga RA di daerah.
“Penggalangan donasi dilakukan selama bulan Desember melalui surat edaran dari Pengurus Pusat yang disampaikan ke seluruh jenjang pimpinan IGRA dan lembaga RA,” ujar Euis.
Dalam pelaksanaannya, penghimpunan donasi dikoordinasikan oleh PP IGRA melalui Ketua V bersama Bidang Sosial, serta melibatkan Bidang Sosial di setiap tingkat kepengurusan.
Seluruh dana yang terkumpul disatukan melalui satu rekening khusus. “Semua dana ditransfer ke rekening khusus PP IGRA Dana Sosial di Bank Syariah Indonesia atas nama PP IGRA Dana Sosial,” pungkas Euis.



.png)


Komentar menggunakan bahasa sopan dan tidak mengandung unsur SARA. Redaksi berhak mengedit komentar apabila kurang layak tayang.