Inilah Marlyn Wisudawan Tercepat, Lulus UGM Hanya 3 Tahun

Redaksi
0

Marlyn Ivana Trigita rampungkan S1 Psikologi UGM dalam 3 tahun 2 bulan. Skripsinya meneliti otonomi perempuan menikah dan risiko depresi. Foto UGM

EDUKASIA.ID - Marlyn Ivana Trigita menorehkan prestasi luar biasa dengan menyelesaikan studi S1 Program Studi Psikologi Fakultas Psikologi UGM hanya dalam 3 tahun 2 bulan 1 hari.

Prestasi ini membuatnya menjadi salah satu wisudawan tercepat di antara 1.201 lulusan yang mengikuti prosesi wisuda pada 23 Februari lalu.

“Aku memulai studi di UGM, jadi aku harus menyelesaikannya, ya wisuda ini,” ujar Marlyn saat ditemui pada Kamis 10 Maret 2026, dilansir laman UGM.

Kelulusan tersebut menurut MArlyn bukan sekadar prosesi formal, melainkan pencapaian pribadi yang menandai penyelesaian sesuatu yang sudah ia mulai sejak awal.

Marlyn menilai sistem perkuliahan di Psikologi yang terstruktur per semester sangat membantu mahasiswa untuk memiliki alur belajar yang seragam. Dinamika baru mulai terasa pada semester 6 dan 7, ketika mempersiapkan skripsi.

Kunci percepatan studinya, menurut Marlyn, adalah fokus. Ia memilih menggunakan data sekunder yang sudah dipublikasikan dan divalidasi, sehingga dapat menghemat waktu pengumpulan data tanpa mengurangi kualitas penelitian.

“Strateginya adalah fokus ke skripsimu. Di skripsi ini, data yang digunakan adalah sekunder atau data yang dipublikasikan dan sudah divalidasi juga karena diambil dari perusahaan yang sudah meriset itu,” jelasnya.

Selain itu, peran dosen pembimbing yang responsif, kritis, dan cekatan turut membuat proses skripsi berjalan lancar. Dukungan akademik yang jelas, serta teman-teman yang menjadi ruang aman selama pengerjaan skripsi, menjadi faktor penting keberhasilannya.

“Dosen pembimbing cukup fleksibel, sangat kritis, dan cepat dalam merespon bimbingan sehingga itu sangat membantu. Akademik psikologi juga sangat membantu dalam penjelasan alur skripsi sampai kelulusan dengan rinci. Lalu, terima kasih juga kepada teman-teman karena selalu mendukung dan menjadi tempat aman di masa pembuatan skripsi,” tuturnya.

Meski prosesnya lancar, Marlyn mengaku tantangan terbesar adalah data cleaning. Data skripsinya berjumlah ribuan dengan banyak variabel, sehingga memilah dan menentukan variabel relevan membutuhkan ketelitian dan waktu.

Skripsi Marlyn yang berjudul “Peran Otonomi Pengambilan Keputusan terhadap Peluang Terjadinya Depresi pada Perempuan Menikah di Indonesia” mengangkat isu sosial relevan.

Marlyn ingin mengetahui apakah pola yang ditemukan di penelitian luar negeri, bahwa rendahnya otonomi perempuan berkorelasi dengan risiko depresi juga terjadi di Indonesia.

Fenomena shadowed autonomy, ketika perempuan tampak terlibat dalam pengambilan keputusan tapi kenyataannya tidak sepenuhnya bebas memilih, menjadi fokus penting dalam studinya.

Data penelitian berasal dari Indonesian Family Life Survey (IFLS) gelombang kelima. Marlyn menganalisis hubungan antara tingkat otonomi pengambilan keputusan perempuan menikah dan peluang terjadinya depresi, dengan konteks masyarakat Indonesia yang masih cenderung patriarkal.

“Pelajari topik dan metode yang akan kamu pakai itu sebaik mungkin. Tapi nggak perlu jadi yang tercepat. Just do it as good as possible,” pesan Marlyn kepada mahasiswa lain.

Selamat, Marlyn!
Tags

Posting Komentar

0 Komentar

Komentar menggunakan bahasa sopan dan tidak mengandung unsur SARA. Redaksi berhak mengedit komentar apabila kurang layak tayang.

Posting Komentar (0)
aio

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Ok, Go it!
To Top