Anak Profesor Pilih MI Miftahul Akhlaqiyah, Yayasan Targetkan Pengembangan Lembaga

Redaksi
0
Zakata Aqraba Ruhma menerima sertifikat kelulusan dari Kepala MI Miftahul Akhlaqiyah, Rif’an Ulil Huda dalam Haflah Akhirussanah Yayasan Miftahul Huda Beringin. Foto ist.

Semarang. EDUKASIA.ID – Di tengah banyaknya pilihan sekolah dasar, pasangan akademisi sekaligus pengasuh pesantren, Prof Hasyim Muhammad dan keluarga, justru mempercayakan pendidikan putrinya, Zakata Aqraba Ruhma, di MI Miftahul Akhlaqiyah Tambakaji Ngaliyan Semarang.

Keputusan itu berbuah manis. Aro (sapaan Zakata Aqraba Ruhma) menjadi salah satu siswa yang mengikuti Haflah Akhirussanah dan Wisuda Tahfidzul Qur'an Yayasan Miftahul Huda Beringin, di Aula Kelurahan Beringin, Sabtu 20 Juni 2026.

Wisuda yang digelar bersama RA Miftahul Akhlaqiyah dan MTs Fatahillah meluluskan 199 siswa dari tiga lembaga pendidikan.

Dalam sambutan mewakili wali murid, Prof Hasyim menyampaikan apresiasi kepada para guru yang selama ini mendampingi putra-putri mereka.

Menurutnya, kesibukan orang tua sering kali membuat proses pendampingan belajar di rumah tidak maksimal. Karena itu, peran guru menjadi sangat penting dalam membentuk karakter dan kebiasaan anak.

"Di saat kami tidak sempat membimbing, ibu bapak guru sangat berjasa. Mudah-mudahan senantiasa diberikan kesabaran, kesehatan, keluasan hidup, serta kebahagiaan dunia dan akhirat," ujarnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada para guru atas berbagai kenakalan dan kekhilafan anak-anak selama belajar di madrasah.

Menurutnya, mendidik anak bukan perkara mudah. Bahkan orang tua sendiri sering kewalahan ketika mendampingi anak di rumah.

"Tentu sangat luar biasa. Kami yang orang tuanya saja di rumah repot. Anak-anak kami justru lebih nurut kepada bapak ibu guru. Kalau disuruh gurunya apa saja biasanya nurut," katanya disambut senyum para wali murid.

Ketua Yayasan Miftahul Huda Beringin, KH Saiful Amar, mengatakan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan di bawah yayasannya terus meningkat.

Ia bersyukur sejumlah tokoh akademisi juga mempercayakan pendidikan anak-anaknya di madrasah tersebut.

"Alhamdulillah kita banyak dipercaya para profesor dan para doktor. Seperti doktor Arja Imroni, semuanya anaknya di sini," ujarnya.

Menurut KH Saiful Amar, Yayasan Miftahul Huda saat ini menaungi tiga lembaga pendidikan, yakni RA Miftahul Akhlaqiyah, MI Miftahul Akhlaqiyah, dan MTs Fatahillah.

Ke depan, yayasan menargetkan pengembangan lembaga pendidikan yang lebih luas.

"Sekarang baru ada tiga lembaga. Insyaallah nanti kita akan semakin berkembang maju, akan ada lembaga pendidikan yang lebih tinggi," katanya.

Sementara itu, Kepala MI Miftahul Akhlaqiyah, Rif'an Ulil Huda, menyampaikan bahwa tahun ini madrasah meluluskan 84 siswa.

Ia bersyukur capaian tahfidz para siswa terus meningkat dari tahun ke tahun. Bahkan sejumlah siswa mampu melampaui target hafalan yang ditetapkan madrasah.

"Target kami sebenarnya satu juz 30. Tetapi alhamdulillah banyak siswa yang hafalannya melebihi target tersebut," ujarnya.

Rif'an juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada MI Miftahul Akhlaqiyah.

Menurutnya, keberhasilan siswa tidak lepas dari kolaborasi antara madrasah dan keluarga dalam mendampingi proses belajar maupun pembiasaan ibadah sehari-hari.

Posting Komentar

0 Komentar

Komentar menggunakan bahasa sopan dan tidak mengandung unsur SARA. Redaksi berhak mengedit komentar apabila kurang layak tayang.

Posting Komentar (0)

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Ok, Go it!
To Top