Anak Susah Bangun Pagi setelah Libur? Coba 7 Cara Ini

Arifah
0
Ilustrasi. Foto Freepik.

EDUKASIA.ID - Libur sekolah telah usai. Kini, banyak orang tua kembali dihadapkan pada tantangan membangunkan anak lebih pagi untuk memulai rutinitas belajar di sekolah.

Perubahan jadwal tidur selama masa liburan membuat sebagian anak terbiasa tidur lebih larut dan bangun lebih siang. Akibatnya, mereka kerap sulit bangun pagi saat hari pertama sekolah dimulai.

Agar proses adaptasi berjalan lebih mudah, orang tua tidak perlu terburu-buru memaksa anak mengubah kebiasaannya.

Dirangkum dari berbagai panduan praktis dan informasi kesehatan nasional, berikut tujuh cara yang dapat dilakukan untuk mengembalikan semangat anak bangun pagi setelah libur panjang.

1. Pastikan Anak Tidur Sesuai Kebutuhan Usia

Langkah pertama yang paling penting adalah memastikan waktu tidur anak sudah cukup. Anak usia 3-5 tahun membutuhkan waktu tidur sekitar 10-13 jam per hari, sedangkan anak usia 6-12 tahun memerlukan 9-12 jam.

Artinya, jika anak harus bangun pukul 06.00, usahakan mereka sudah tidur sekitar pukul 20.00 malam agar kebutuhan istirahatnya terpenuhi.

2. Atur Jam Tidur dan Bangun Secara Bertahap

Jangan langsung memaksa anak tidur lebih awal dalam semalam. Geser jam tidur dan jam bangun sekitar 15-30 menit lebih awal setiap hari hingga kembali ke jadwal sekolah.

Cara ini sebaiknya mulai dilakukan sekitar satu minggu sebelum sekolah dimulai agar tubuh anak memiliki waktu beradaptasi.

3. Hentikan Penggunaan Gawai Sebelum Tidur

Paparan cahaya dari ponsel, tablet, maupun televisi dapat mengganggu kualitas tidur anak. Karena itu, biasakan mematikan gawai dan televisi setidaknya satu hingga dua jam sebelum waktu tidur.

Dengan begitu, anak akan lebih mudah mengantuk dan memperoleh tidur yang lebih berkualitas.

4. Bangunkan Anak dengan Cara yang Lembut

Hindari membangunkan anak dengan bentakan atau amarah karena dapat memicu stres dan membuat suasana hati mereka buruk sepanjang hari.

Sebaliknya, bangunkan secara perlahan dengan mengusap kepala atau punggungnya sambil berbicara menggunakan nada yang lembut. Berikan juga waktu beberapa menit agar anak benar-benar siap memulai aktivitas.

5. Biarkan Cahaya Matahari Masuk ke Kamar

Begitu anak bangun, segera buka tirai atau gorden kamar. Cahaya matahari pagi membantu memberi sinyal kepada tubuh bahwa waktu tidur telah berakhir sehingga anak akan lebih mudah merasa segar dan waspada.

6. Siapkan Perlengkapan Sekolah Sejak Malam Hari

Ajak anak menyiapkan seragam, sepatu, buku, alat tulis, hingga tas sekolah pada malam sebelumnya. Kebiasaan ini membuat suasana pagi lebih tenang sekaligus mengurangi risiko ada barang yang tertinggal.

Selain itu, anak juga akan lebih siap secara mental untuk kembali menjalani aktivitas belajar.

7. Bangun Rutinitas Pagi yang Menyenangkan

Agar anak lebih bersemangat, ciptakan suasana pagi yang positif. Misalnya dengan menyapa anak menggunakan kalimat yang menyenangkan, mengajaknya sarapan bersama, atau memutar lagu favoritnya saat bersiap ke sekolah.

Rutinitas yang konsisten akan membantu tubuh anak menyesuaikan diri sehingga bangun pagi menjadi kebiasaan yang lebih mudah dijalani.

Nah, itulah tujuh cara yang bisa dilakukan orang tua untuk membantu anak kembali terbiasa bangun pagi setelah libur panjang.

Posting Komentar

0 Komentar

Komentar menggunakan bahasa sopan dan tidak mengandung unsur SARA. Redaksi berhak mengedit komentar apabila kurang layak tayang.

Posting Komentar (0)

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Ok, Go it!
To Top