Ilustrasi. Foto Freepik.
EDUKASIA.ID - Bagi sebagian orang, hari Jumat sering dianggap sebagai waktu yang dinanti. Namun bagi umat Muslim, Jumat bukan sekadar penanda akhir pekan. Hari ini memiliki makna mendalam dan kedudukan istimewa dalam ajaran Islam.
Dalam tradisi Islam, Jumat disebut sebagai Sayyidul Ayyam atau “pemimpin hari-hari” dalam sepekan. Istilah ini bukan hanya kiasan, tetapi menggambarkan posisi hari Jumat yang begitu mulia di sisi Allah SWT. Tak heran jika banyak ulama menyebutnya sebagai “hari raya mingguan” bagi kaum Muslimin.
Mengutip laman Yayasan Daarut Tauhiid, keutamaan hari Jumat memiliki dasar yang kuat dalam ajaran agama. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bahkan menyebut bahwa kedudukan hari Jumat lebih tinggi daripada dua hari raya besar, yaitu Idul Fitri dan Idul Adha.
Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Lubabah bin Abdil Mundzir, Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda bahwa Jumat adalah hari paling agung di sisi Allah. Banyak peristiwa besar yang berkaitan dengan kehidupan manusia terjadi pada hari ini.
Lima Peristiwa Penting di Hari Jumat
Setidaknya ada lima peristiwa besar yang disebut terjadi pada hari Jumat, antara lain:- Penciptaan Nabi Adam AS: Allah menciptakan manusia pertama pada hari ini.
- Turunnya Nabi Adam ke bumi: Setelah melanggar perintah Allah, Nabi Adam diturunkan ke bumi pada hari Jumat.
- Wafatnya Nabi Adam: Hari berpulangnya manusia pertama ini juga terjadi pada Jumat.
- Waktu mustajab untuk berdoa: Pada hari ini terdapat satu waktu istimewa di mana doa seorang hamba akan dikabulkan, selama tidak mengandung permintaan yang haram.
- Hari terjadinya kiamat: Dalam ajaran Islam, kelak kiamat akan terjadi pada hari Jumat.
Itulah berbagai keistimewaan hari Jumat yang menjadikannya begitu mulia dalam Islam.



.png)


Komentar menggunakan bahasa sopan dan tidak mengandung unsur SARA. Redaksi berhak mengedit komentar apabila kurang layak tayang.