Catat! Tidak Semua Siswa SMA Bisa Mendaftar SNBP 2026

Ma'rifah Nugraha
0
Ilustrasi. Foto Freepik.

EDUKASIA.ID - Tidak semua siswa SMA, SMK, atau MA dapat mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Jalur masuk perguruan tinggi negeri tanpa tes ini hanya diperuntukkan bagi siswa tertentu karena memiliki persyaratan ketat dan proses seleksi berlapis.

Pendaftaran SNBP 2026 dijadwalkan mulai 3 Februari 2026. Namun, siswa tidak bisa langsung mendaftar. Sekolah harus terlebih dahulu menetapkan status eligible bagi siswa yang memenuhi kriteria. Tahun ini, penentuan siswa eligible mengalami perubahan dengan diberlakukannya nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai syarat utama.

SNBP merupakan jalur seleksi nasional non-tes yang ditujukan bagi siswa berprestasi untuk masuk PTN Akademik maupun PTN Vokasi. Pada tahun sebelumnya, tercatat 145 PTN membuka jalur SNBP, terdiri dari 101 PTN Akademik dan 44 PTN Vokasi, termasuk PTKIN dan politeknik negeri dengan jenjang D3, D4, hingga S1.

Meski begitu, tidak semua siswa bisa mendaftar. Ada beberapa kategori siswa yang dipastikan tidak memenuhi syarat SNBP 2026.

Pertama, siswa yang tidak masuk dalam kuota eligible sekolah. SNBP hanya dapat diikuti oleh siswa kelas 12 yang masuk pemeringkatan terbaik di sekolah. Kuota eligible ditentukan berdasarkan akreditasi sekolah. Sekolah berakreditasi A maksimal 40 persen siswa terbaik, akreditasi B 25 persen, dan akreditasi C hanya 5 persen. Siswa di luar kuota tersebut tidak bisa mengikuti SNBP.

Kedua, siswa gap year. SNBP hanya diperuntukkan bagi siswa kelas terakhir pada tahun berjalan. Lulusan SMA, SMK, atau MA tahun sebelumnya yang ingin mendaftar pada 2026 dipastikan tidak bisa mengikuti jalur ini.

Ketiga, siswa yang tidak mengikuti Tes Kemampuan Akademik. Mulai 2026, nilai TKA menjadi syarat wajib SNBP. Siswa yang tidak mengikuti TKA atau memiliki nilai TKA tidak lengkap untuk seluruh mata pelajaran akan langsung gugur dari proses seleksi. Tanpa nilai TKA, sistem SNPMB tidak akan memproses pendaftaran SNBP.

Keempat, siswa yang tidak memiliki akun SNPMB. Meski sudah dinyatakan eligible oleh sekolah, siswa tetap wajib melakukan registrasi akun SNPMB sesuai jadwal. Jika terlambat atau tidak mendaftar akun, sistem akan otomatis menolak pendaftaran.

Kelima, siswa yang mengalami kendala pada Nomor Induk Siswa Nasional (NISN). Siswa yang tidak memiliki NISN, NISN tidak aktif, atau tidak terdaftar di Dapodik maupun EMIS tidak dapat melanjutkan proses pendaftaran SNBP.

Adapun persyaratan umum SNBP 2026 antara lain siswa SMA, SMK, atau MA kelas terakhir tahun 2026, memiliki NISN, terdaftar di PDSS, nilai rapor lengkap, serta memenuhi ketentuan tambahan dari masing-masing PTN.

Bagi siswa yang tidak dapat mengikuti SNBP 2026, kesempatan masuk perguruan tinggi negeri masih terbuka melalui jalur UTBK SNBT maupun jalur mandiri. Oleh karena itu, siswa diimbau memahami setiap jalur seleksi agar tidak kehilangan peluang melanjutkan pendidikan ke PTN.

Posting Komentar

0 Komentar

Komentar menggunakan bahasa sopan dan tidak mengandung unsur SARA. Redaksi berhak mengedit komentar apabila kurang layak tayang.

Posting Komentar (0)

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Ok, Go it!
To Top