Ilustrasi. Foto Freepik.
EDUKASIA.ID - Salat tarawih selama Ramadan tidak hanya menjadi bagian dari rutinitas ibadah umat Muslim, tetapi juga menyimpan dampak positif bagi kesehatan tubuh.
Aktivitas ini dilakukan secara konsisten hampir setiap malam, dengan rangkaian gerakan fisik yang teratur dan berulang.
Dari sisi kesehatan, tarawih dapat dilihat sebagai kombinasi antara aktivitas spiritual dan aktivitas fisik ringan. Gerakan berdiri, rukuk, sujud, hingga duduk yang dilakukan berulang ternyata berkontribusi pada kerja organ tubuh, mulai dari metabolisme hingga kebugaran.
Dikutip dari Hello Sehat, sejumlah riset menunjukkan bahwa salat tarawih dan rangkaian ibadah Ramadan memiliki manfaat nyata bagi kesehatan fisik maupun mental jika dilakukan secara rutin dan seimbang.
Berikut manfaat salat tarawih bagi kesehatan tubuh:
1. Membantu proses metabolisme
Setelah berbuka puasa, kadar glukosa darah dan insulin meningkat dan mencapai puncaknya dalam 1–2 jam. Waktu ini bertepatan dengan salat tarawih.
Dari sisi kesehatan, tarawih dapat dilihat sebagai kombinasi antara aktivitas spiritual dan aktivitas fisik ringan. Gerakan berdiri, rukuk, sujud, hingga duduk yang dilakukan berulang ternyata berkontribusi pada kerja organ tubuh, mulai dari metabolisme hingga kebugaran.
Dikutip dari Hello Sehat, sejumlah riset menunjukkan bahwa salat tarawih dan rangkaian ibadah Ramadan memiliki manfaat nyata bagi kesehatan fisik maupun mental jika dilakukan secara rutin dan seimbang.
Berikut manfaat salat tarawih bagi kesehatan tubuh:
1. Membantu proses metabolisme
Setelah berbuka puasa, kadar glukosa darah dan insulin meningkat dan mencapai puncaknya dalam 1–2 jam. Waktu ini bertepatan dengan salat tarawih.
Gerakan salat membantu mengedarkan glukosa melalui aliran darah, lalu insulin mengarahkan sel tubuh untuk menyerap glukosa dan mengubahnya menjadi energi.
2. Membantu menurunkan berat badan
Puasa Ramadan terbukti membantu menurunkan berat badan dan kadar lemak tubuh. Salat tarawih dan salat lima waktu ikut membakar kalori dan membantu mengontrol berat badan, terutama jika disertai pengaturan pola makan saat sahur dan berbuka.
3. Melancarkan sirkulasi darah
Gerakan takbiratul ihram, rukuk, dan sujud membantu memperlancar aliran darah. Pembuluh darah melebar, aliran darah kaya oksigen meningkat, dan kerja jantung menjadi lebih optimal.
4. Meningkatkan kebugaran jasmani
Salat menggabungkan latihan isometrik (menegangkan otot tanpa gerak sendi) dan isotonik (gerakan memanjangkan dan memendekkan otot). Kombinasi ini membantu memperkuat otot, meningkatkan daya tahan tubuh, dan menjaga kebugaran fisik.
5. Menurunkan risiko penyakit kardiovaskular
Kombinasi puasa dan ibadah rutin terbukti membantu menurunkan tekanan darah, memperbaiki profil kolesterol, serta mengurangi berat badan dan lingkar pinggang, yang semuanya berkaitan langsung dengan kesehatan jantung.
6. Mencegah osteoporosis
Aktivitas fisik teratur seperti salat tarawih membantu menjaga kepadatan mineral tulang. Gerakan berulang juga membantu kelenturan sendi dan mengurangi risiko pengeroposan tulang, terutama pada lansia dan wanita pascamenopause.
7. Meningkatkan suasana hati
Selain fisik, tarawih juga berdampak pada kesehatan mental. Aktivitas ibadah yang rutin membantu mengurangi stres, kecemasan, dan memperbaiki suasana hati secara alami.
Itulah sejumlah manfaat salat tarawih yang bukan hanya bernilai ibadah, tetapi juga berdampak positif bagi kesehatan tubuh dan mental selama Ramadan.
2. Membantu menurunkan berat badan
Puasa Ramadan terbukti membantu menurunkan berat badan dan kadar lemak tubuh. Salat tarawih dan salat lima waktu ikut membakar kalori dan membantu mengontrol berat badan, terutama jika disertai pengaturan pola makan saat sahur dan berbuka.
3. Melancarkan sirkulasi darah
Gerakan takbiratul ihram, rukuk, dan sujud membantu memperlancar aliran darah. Pembuluh darah melebar, aliran darah kaya oksigen meningkat, dan kerja jantung menjadi lebih optimal.
4. Meningkatkan kebugaran jasmani
Salat menggabungkan latihan isometrik (menegangkan otot tanpa gerak sendi) dan isotonik (gerakan memanjangkan dan memendekkan otot). Kombinasi ini membantu memperkuat otot, meningkatkan daya tahan tubuh, dan menjaga kebugaran fisik.
5. Menurunkan risiko penyakit kardiovaskular
Kombinasi puasa dan ibadah rutin terbukti membantu menurunkan tekanan darah, memperbaiki profil kolesterol, serta mengurangi berat badan dan lingkar pinggang, yang semuanya berkaitan langsung dengan kesehatan jantung.
6. Mencegah osteoporosis
Aktivitas fisik teratur seperti salat tarawih membantu menjaga kepadatan mineral tulang. Gerakan berulang juga membantu kelenturan sendi dan mengurangi risiko pengeroposan tulang, terutama pada lansia dan wanita pascamenopause.
7. Meningkatkan suasana hati
Selain fisik, tarawih juga berdampak pada kesehatan mental. Aktivitas ibadah yang rutin membantu mengurangi stres, kecemasan, dan memperbaiki suasana hati secara alami.
Itulah sejumlah manfaat salat tarawih yang bukan hanya bernilai ibadah, tetapi juga berdampak positif bagi kesehatan tubuh dan mental selama Ramadan.



.png)


Komentar menggunakan bahasa sopan dan tidak mengandung unsur SARA. Redaksi berhak mengedit komentar apabila kurang layak tayang.