PWI Jateng-Pascasarjana USM Buka Akses Pendidikan Magister bagi Wartawan

Redaksi
0
Direktur Program Pascasarjana USM Dr Muhammad Junaidi dan Ketua PWI Jateng Setiawan Hendra Kelana saat penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) di GM Setos Hotel, Semarang, Jumat (13/3/2026).

Semarang. EDUKASIA.ID - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah menjalin kerja sama pendidikan dengan Program Pascasarjana Universitas Semarang guna membuka akses studi magister bagi insan pers. Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) di GM Setos Hotel, Semarang, Jumat 13 Maret 2026.

PKS diteken Ketua PWI Jateng Setiawan Hendra Kelana dan Direktur Program Pascasarjana USM Dr Muhammad Junaidi dalam acara gathering dan buka puasa bersama bertajuk USM Collaborative Synergy: Kolaborasi USM dan Mitra Stakeholder 2026.

Ketua PWI Jateng Setiawan Hendra Kelana mengapresiasi langkah Pascasarjana USM yang terus mengembangkan program magister dan doktor melalui kolaborasi dengan berbagai mitra, termasuk organisasi profesi wartawan.

Menurutnya, kerja sama ini membuka peluang bagi insan pers untuk melanjutkan studi magister sekaligus memperkuat kapasitas intelektual melalui penulisan buku maupun karya jurnalistik berbasis riset.

“Sebenarnya bersama USM, PWI sudah lama menjalin sinergi, baik dalam program pelatihan menulis, tuan rumah Uji Kompetensi Wartawan, maupun Dialog Rektor saat peringatan Hari Pers Nasional,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Rektor II USM, Abdul Karim, menilai Pascasarjana USM kini semakin terbuka dan terus memperluas jaringan kerja sama dengan berbagai stakeholder.

Menurutnya, secara kompetensi dan sejarah pendirian, USM memiliki fondasi akademik yang kuat karena didirikan oleh para profesor lulusan Universitas Diponegoro.

“Sampai sekarang pun tetap dipercaya oleh stakeholder. Lulusan USM masih diperhitungkan oleh BKD dalam seleksi pegawai,” katanya.

Direktur Pascasarjana USM M Junaidi menambahkan, berbagai program kolaborasi tengah disiapkan bersama para mitra, termasuk dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Salah satunya melalui pemanfaatan daftar inventarisasi masalah (DIM) daerah yang dapat dikaji melalui penelitian tesis maupun disertasi.

Selain itu, Pascasarjana USM juga menawarkan skema biaya kuliah yang lebih terjangkau bagi para mitra.

“Biaya program S2 USM dikenal cukup terjangkau. Ini sesuai filosofi para pendirinya, bahwa kampus harus bisa dijangkau oleh masyarakat menengah ke bawah,” jelasnya.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut juga digelar diskusi yang menghadirkan Camat Semarang Timur Akbar Ali Nurdin, Bendahara PWI Jateng M Chamim Rifai, serta Kaprodi Magister Teknik Sipil USM Adolf Situmorang.

Diskusi turut mengulas kontribusi USM dalam kegiatan pengabdian masyarakat, termasuk melalui program KKN di sejumlah wilayah di Kota Semarang.
Tags

Posting Komentar

0 Komentar

Komentar menggunakan bahasa sopan dan tidak mengandung unsur SARA. Redaksi berhak mengedit komentar apabila kurang layak tayang.

Posting Komentar (0)
aio

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Ok, Go it!
To Top