Peserta Seleksi Nasional (Seleknas) Magang ke Jepang LP Ma’arif PWNU Jawa Tengah di Gedung PCNU Kabupaten Magelang, Senin 20 April 2026. Foto ist.
Magelang. EDUKASIA.ID - LP Ma’arif PWNU Jawa Tengah menggelar Seleksi Nasional (Seleknas) Magang ke Jepang bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI dan IM Japan. Kegiatan ini berlangsung di Gedung PCNU Kabupaten Magelang, Senin 20 April 2026, dan menjadi yang pertama kali digelar di wilayah tersebut.
Program ini menyasar siswa dan alumni LP Ma’arif NU se-Jawa Tengah serta masyarakat umum melalui kerja sama dengan sejumlah lembaga pelatihan kerja (LPK). Selain skema biaya yang terjangkau, peserta juga berpeluang mendapatkan beasiswa.
Ketua Panitia Seleknas, Alif Romdloni, mengatakan program ini menjadi upaya membuka akses kerja ke luar negeri bagi lulusan sekolah dan madrasah di bawah naungan NU.
“Ini menjadi ikhtiar LP Ma’arif untuk membuka akses kerja global bagi lulusan madrasah dan sekolah,” ujarnya.
Animo tinggi
Meski persiapan hanya sekitar satu bulan, minat peserta cukup tinggi. Tercatat 205 orang mendaftar, namun hanya 125 peserta yang lolos administrasi dan mengikuti seleksi. Sisanya terkendala kelengkapan berkas.
Plh Ketua LP Ma’arif PWNU Jawa Tengah, Hidayatun, mengingatkan peserta agar tetap tenang saat mengikuti proses seleksi.
“Kalian harus semangat dan optimis untuk mengikuti seleksi ini, yang penting jangan panik karena kalau kalian panik itu menurunkan 50% kecerdasaan kalian,” tuturnya.
Ia menambahkan, seleksi serupa akan digelar di tiga daerah lain pada tahun ini. “Tahun ini (2026) LP Ma'arif NU PWNU Jawa Tengah bermitra dengan Disnaker di 4 kabupaten, diawali di Magelang, kemudian Banyumas, Blora, dan terakhir Pekalongan,” imbuhnya.
Seleknas Magang Jepang ini menjadi bagian dari kerja sama LP Ma’arif dengan Kemnaker dan IM Japan dalam menyiapkan tenaga kerja terampil berstandar Jepang.
Setelah Magelang, seleksi dijadwalkan berlangsung di Banyumas pada Juni, Blora pada Juli, dan Pekalongan.





Komentar menggunakan bahasa sopan dan tidak mengandung unsur SARA. Redaksi berhak mengedit komentar apabila kurang layak tayang.