Rektor UIN Walisongo, Prof. Musahadi, menyatakan kesiapan kampusnya menjadi venue MTQ Nasional 2026 di Semarang. Foto ist.
Semarang. EDUKASIA.ID - Kesiapan Jawa Tengah sebagai tuan rumah MTQ Nasional XXXI tahun 2026 mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk kalangan perguruan tinggi. Salah satunya datang dari UIN Walisongo yang menjadi salah satu venue kegiatan.
Rektor UIN Walisongo Semarang, Prof. Dr. H. Musahadi, M.Ag, menyatakan kesiapan kampusnya untuk berkontribusi dalam menyukseskan ajang tersebut. Ia menegaskan dukungan diberikan selama kegiatan tersebut membawa manfaat luas bagi masyarakat.
“Kalau untuk kemaslahatan, UIN Walisongo tentu siap,” ujar Prof. Musahadi, Senin 20 April 2026.
Sebagaimana diketahui, Kampus 3 UIN Walisongo masuk dalam daftar venue MTQ Nasional 2026, bersama sejumlah lokasi lain seperti Universitas Diponegoro, Masjid Agung Jawa Tengah, serta Lapangan Simpang Lima.
Sekretaris Daerah Jawa Tengah, Sumarno, sebelumnya menyatakan berbagai venue telah disiapkan untuk mendukung pelaksanaan lomba. “Logo, maskot dan usulan tema ini akan diusulkan ke Kemenag RI dan untuk disetujui dan ditetapkan,” kata dia.
Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menekankan bahwa MTQ tidak hanya ditargetkan sukses secara penyelenggaraan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
“Pelaksanaan MTQ ini bukan hanya sukses dalam acaranya, sukses dalam prestasinya, akan tetapi yang tidak kalah penting adalah bagaimana sukses mengungkit pertumbuhan ekonomi di masyarakat. Khususnya para pelaku UMKM,” ujarnya.
MTQ Nasional 2026 dijadwalkan berlangsung pada 11-20 September mendatang dengan melibatkan sekitar 8.000 peserta dari seluruh provinsi di Indonesia.



.png)


Komentar menggunakan bahasa sopan dan tidak mengandung unsur SARA. Redaksi berhak mengedit komentar apabila kurang layak tayang.