Ilustrasi. Foto Freepik.
EDUKASIA.ID - Idul Adha tinggal menghitung hari. Selain identik dengan penyembelihan hewan kurban, ada satu ibadah yang selalu menjadi momen pembuka perayaan ini, yakni Shalat Idul Adha.
Ibadah sunnah ini dilaksanakan setiap 10 Dzulhijjah dan menjadi bagian penting dalam tradisi umat Islam di seluruh dunia.
Bagi umat Muslim, Shalat Idul Adha bukan sekadar agenda tahunan. Di balik pelaksanaannya, terdapat nilai spiritual yang kuat, mulai dari makna pengorbanan hingga ketundukan kepada Allah SWT.
Kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS menjadi refleksi utama yang terus diingat setiap tahunnya.
Selain aspek spiritual, pelaksanaan shalat ini juga memiliki dimensi sosial. Ribuan umat berkumpul di masjid atau lapangan, melaksanakan ibadah bersama, mendengarkan khutbah, hingga saling bersilaturahmi. Momen ini sekaligus memperkuat rasa kebersamaan di tengah masyarakat.
Untuk waktunya, shalat ini dilaksanakan mulai sekitar 15–20 menit setelah matahari terbit hingga sebelum masuk waktu Dzuhur. Pelaksanaannya dianjurkan lebih awal dibanding Idul Fitri agar memberi waktu lebih luas untuk pelaksanaan kurban.
Sebagai makmum:
"Ushalli sunnatan li'idil adha rak'ataini ma'muman lillahi ta'ala"
Sebagai imam:
"Ushalli sunnatan li'idil adha rak'ataini imaman lillahi ta'ala"
Artinya:
"Saya niat shalat sunnah Idul Adha dua rakaat sebagai makmum/imam karena Allah Ta'ala."
Rakaat pertama:
- Niat di dalam hati
- Takbiratul ihram
- Membaca doa iftitah
- Takbir 7 kali (di luar takbiratul ihram)
- Membaca Al-Fatihah dan surat Al-A’la
- Ruku’, i’tidal, sujud seperti biasa
Rakaat kedua:
- Berdiri kembali
- Takbir 5 kali
- Membaca Al-Fatihah dan surat Al-Ghasyiyah
- Ruku’, i’tidal, sujud
- Tasyahud akhir dan salam
- Setelah shalat, jamaah dianjurkan tetap di tempat untuk mengikuti khutbah.
Isi khutbah umumnya mencakup:
- Ajakan bertakwa kepada Allah SWT
- Penjelasan makna Idul Adha
- Anjuran berkurban
- Kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail
- Doa untuk umat Islam
- Mendengarkan khutbah hingga selesai sangat dianjurkan karena berisi banyak pesan dan pelajaran penting.
Itulah penjelasan lengkap seputar Shalat Idul Adha, mulai dari hukum, waktu pelaksanaan, niat, hingga tata caranya. Semoga bermanfaat!
Selain aspek spiritual, pelaksanaan shalat ini juga memiliki dimensi sosial. Ribuan umat berkumpul di masjid atau lapangan, melaksanakan ibadah bersama, mendengarkan khutbah, hingga saling bersilaturahmi. Momen ini sekaligus memperkuat rasa kebersamaan di tengah masyarakat.
Hukum dan Waktu Pelaksanaan
Mengutip laman resmi Baznas, shalat Idul Adha hukumnya sunnah muakkadah, artinya sangat dianjurkan untuk dikerjakan, baik oleh laki-laki maupun perempuan, termasuk yang sedang dalam perjalanan.Untuk waktunya, shalat ini dilaksanakan mulai sekitar 15–20 menit setelah matahari terbit hingga sebelum masuk waktu Dzuhur. Pelaksanaannya dianjurkan lebih awal dibanding Idul Fitri agar memberi waktu lebih luas untuk pelaksanaan kurban.
Niat Shalat Idul Adha
Niat menjadi bagian penting dalam pelaksanaan shalat. Berikut bacaan niatnya:Sebagai makmum:
"Ushalli sunnatan li'idil adha rak'ataini ma'muman lillahi ta'ala"
Sebagai imam:
"Ushalli sunnatan li'idil adha rak'ataini imaman lillahi ta'ala"
Artinya:
"Saya niat shalat sunnah Idul Adha dua rakaat sebagai makmum/imam karena Allah Ta'ala."
Tata Cara Shalat Idul Adha
Shalat Idul Adha terdiri dari dua rakaat dengan tambahan takbir.Rakaat pertama:
- Niat di dalam hati
- Takbiratul ihram
- Membaca doa iftitah
- Takbir 7 kali (di luar takbiratul ihram)
- Membaca Al-Fatihah dan surat Al-A’la
- Ruku’, i’tidal, sujud seperti biasa
Rakaat kedua:
- Berdiri kembali
- Takbir 5 kali
- Membaca Al-Fatihah dan surat Al-Ghasyiyah
- Ruku’, i’tidal, sujud
- Tasyahud akhir dan salam
- Setelah shalat, jamaah dianjurkan tetap di tempat untuk mengikuti khutbah.
Khutbah Idul Adha
Khutbah Idul Adha bersifat sunnah dan biasanya terdiri dari dua bagian yang dipisahkan dengan duduk sejenak.Isi khutbah umumnya mencakup:
- Ajakan bertakwa kepada Allah SWT
- Penjelasan makna Idul Adha
- Anjuran berkurban
- Kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail
- Doa untuk umat Islam
- Mendengarkan khutbah hingga selesai sangat dianjurkan karena berisi banyak pesan dan pelajaran penting.
Itulah penjelasan lengkap seputar Shalat Idul Adha, mulai dari hukum, waktu pelaksanaan, niat, hingga tata caranya. Semoga bermanfaat!



.png)


Komentar menggunakan bahasa sopan dan tidak mengandung unsur SARA. Redaksi berhak mengedit komentar apabila kurang layak tayang.