Keren! 5 Prodi Fikes UIN Jakarta Kantongi Akreditasi Global ASIIN

Arifah
0

UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Foto Kemenag.

Jakarta. EDUKASIA.ID - Lima program studi (prodi) di Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta meraih akreditasi internasional dari lembaga asal Jerman, ASIIN. 

Menariknya, capaian ini didapat dengan status unconditional atau tanpa syarat.

Akreditasi tersebut berlaku selama lima tahun hingga 2030. Status ini menunjukkan kualitas pendidikan yang diakui secara penuh tanpa catatan perbaikan.

Adapun lima prodi yang meraih pengakuan tersebut yakni S1 Farmasi, S1 Kesehatan Masyarakat, S1 Ilmu Keperawatan, Profesi Ners, dan Profesi Apoteker. Seluruhnya juga telah mengantongi status unggul dalam akreditasi nasional dalam beberapa tahun terakhir.

Dekan Fikes UIN Jakarta, Prof. Zilhadia, menegaskan bahwa capaian ini menjadi pijakan penting untuk pengembangan ke depan.

“Alhamdulillah, lima prodi kami meraih akreditasi ASIIN dengan status unconditional. Artinya, kualitasnya diakui secara langsung tanpa catatan perbaikan, dan ini menjadi pijakan penting untuk terus memperluas jejaring internasional,” ungkapnya.

Pengakuan internasional ini membuka peluang luas bagi mahasiswa dan alumni. Mulai dari kemudahan melanjutkan studi ke luar negeri, peluang transfer kredit antarnegara, hingga pengakuan kompetensi di pasar kerja global.

ASIIN sendiri dikenal sebagai lembaga akreditasi internasional independen yang berfokus pada bidang sains, teknologi, dan kesehatan. Pengakuannya menjadi salah satu rujukan penting dalam menjamin kualitas pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan global.

Wakil Rektor Bidang Akademik UIN Jakarta, Prof. Ahmad Tholabi Kharlie, menyebut capaian ini sebagai prestasi yang membanggakan bagi kampus.

“Ini capaian yang sangat membanggakan. Lima prodi di Fikes berhasil meraih akreditasi internasional ASIIN penuh selama lima tahun hingga 2030, yakni Farmasi, Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, Profesi Ners, dan Profesi Apoteker,” ujarnya, di Ciputat, Kamis, 23 April 2026.

Menurutnya, pengakuan tersebut memperkuat daya saing lulusan, terutama dalam menghadapi mobilitas global tenaga kesehatan yang semakin terbuka.

Tak hanya berdampak pada individu lulusan, capaian ini juga berkontribusi pada penguatan posisi Indonesia dalam peta pendidikan tinggi kesehatan dunia. Standar global yang diadopsi diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan melalui lulusan yang lebih kompeten dan adaptif.

Ke depan, Fikes UIN Jakarta juga terus memperluas pengembangan akademik melalui program Pascasarjana. Di antaranya Program Magister Farmasi dan Magister Kesehatan Masyarakat sebagai bagian dari komitmen menghadirkan pendidikan kesehatan yang unggul dan berdaya saing global.

Posting Komentar

0 Komentar

Komentar menggunakan bahasa sopan dan tidak mengandung unsur SARA. Redaksi berhak mengedit komentar apabila kurang layak tayang.

Posting Komentar (0)
aio

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Ok, Go it!
To Top