Upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di halaman Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Foto Ist.
Maluku Utara. EDUKASIA.ID - Wakil Gubernur Maluku Utara, H. Sarbin Sehe, memimpin upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di halaman Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Sabtu, 2 Mei 2026. Mengenakan pakaian adat, ia memimpin upacara dengan khidmat.
Dalam upacara tersebut, Sarbin membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI.
Ia menegaskan, Hardiknas menjadi momentum memperkuat komitmen mencerdaskan bangsa.
"Pendidikan harus kembali pada esensinya: memanusiakan manusia melalui proses yang berlandaskan ilmu dan kasih sayang" ungkapnya.
Tema Hardiknas 2026 yakni Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua. Tema ini menjadi refleksi untuk meneguhkan sekaligus menghidupkan kembali semangat pendidikan nasional.
Mengacu pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pendidikan memiliki peran strategis dalam mencerdaskan kehidupan bangsa serta membangun peradaban yang bermartabat.
Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemprov Maluku Utara menyerahkan 412 unit komputer kepada 43 sekolah. Selain itu, diberikan pula tabungan pendidikan senilai Rp10 juta dan Rp2,5 juta kepada siswa berprestasi.
Penerima tabungan Rp10 juta merupakan siswa berprestasi di ajang Trengganu International Science Fair 2026, yakni:
- Wibi Hamidah (SMAN 2 Halmahera Timur)
- Sitti Namira Said (SMAN 2 Halmahera Timur)
Sementara tabungan Rp2,5 juta diberikan kepada:
Tema Hardiknas 2026 yakni Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua. Tema ini menjadi refleksi untuk meneguhkan sekaligus menghidupkan kembali semangat pendidikan nasional.
Mengacu pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pendidikan memiliki peran strategis dalam mencerdaskan kehidupan bangsa serta membangun peradaban yang bermartabat.
Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemprov Maluku Utara menyerahkan 412 unit komputer kepada 43 sekolah. Selain itu, diberikan pula tabungan pendidikan senilai Rp10 juta dan Rp2,5 juta kepada siswa berprestasi.
Penerima tabungan Rp10 juta merupakan siswa berprestasi di ajang Trengganu International Science Fair 2026, yakni:
- Wibi Hamidah (SMAN 2 Halmahera Timur)
- Sitti Namira Said (SMAN 2 Halmahera Timur)
Sementara tabungan Rp2,5 juta diberikan kepada:
- Juan Sebastian Feron Susu (SMA Negeri 6 Halmahera Utara)
- Rionaldi Mamondol
- Riandi Dopopo (SMANKOR Maluku Utara)
Di sisi lain, pemerintah pusat melalui program Asta Cita menempatkan pembangunan sumber daya manusia unggul sebagai prioritas. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah juga mendorong pendekatan deep learning untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas.
Pemprov Maluku Utara turut mempercepat pembenahan sektor pendidikan. Sebanyak 68 sekolah direvitalisasi menggunakan APBD senilai Rp53 miliar, serta 75 sekolah melalui APBN 2025 dengan total Rp92 miliar.
- Riandi Dopopo (SMANKOR Maluku Utara)
Di sisi lain, pemerintah pusat melalui program Asta Cita menempatkan pembangunan sumber daya manusia unggul sebagai prioritas. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah juga mendorong pendekatan deep learning untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas.
Pemprov Maluku Utara turut mempercepat pembenahan sektor pendidikan. Sebanyak 68 sekolah direvitalisasi menggunakan APBD senilai Rp53 miliar, serta 75 sekolah melalui APBN 2025 dengan total Rp92 miliar.
Di bawah kepemimpinan Sherly, pembenahan difokuskan pada perbaikan data dan pengawalan pembangunan pendidikan.




Komentar menggunakan bahasa sopan dan tidak mengandung unsur SARA. Redaksi berhak mengedit komentar apabila kurang layak tayang.