Viral Dugaan Pelecehan Seksual di UIN Walisongo, Ini 8 Tips Lindungi Diri

Arifah
0
Ilustrasi. Foto Freepik.

EDUKASIA.ID - Viral di media sosial dugaan pelecehan seksual yang dilakukan seorang dosen di UIN Walisongo Semarang terhadap lebih dari satu mahasiswa.

Kasus tersebut mencuat setelah akun Instagram anonim mengunggah aduan mahasiswa yang mengaku resah terhadap perilaku oknum dosen di lingkungan kampus.

Pihak kampus kini telah membentuk tim investigasi untuk menelusuri dugaan tersebut. Di tengah ramainya pembahasan soal kekerasan seksual di perguruan tinggi, mahasiswa juga perlu memahami langkah-langkah sederhana untuk mencegah dan menghadapi situasi serupa.

Berikut cara yang bisa dilakukan untuk melawan atau mengatasi pelecehan seksual di lingkungan kampus:

1. Mengenali tanda-tanda pelecehan seksual

Pahami berbagai bentuk pelecehan seksual, baik secara verbal, fisik, maupun melalui media digital. Dengan mengenali tanda-tandanya, seseorang bisa lebih cepat menyadari jika dirinya atau orang lain menjadi korban.

2. Menghindari situasi yang dirasa tidak aman

Jika merasa tidak nyaman, usahakan menghindari ruang sepi dan berada di area publik atau bersama teman. Langkah ini bisa membantu mengurangi risiko terjadinya pelecehan.

3. Berani mengatakan tidak

Saat menghadapi perilaku yang membuat tidak nyaman, cobalah bersikap tegas dan berani mengatakan tidak agar pelaku memahami batasan.

4. Menyimpan bukti jika terjadi pelanggaran

Simpan pesan, tangkapan layar percakapan, rekaman, atau bentuk komunikasi lain yang berkaitan dengan dugaan pelecehan. Bukti tersebut dapat membantu proses pelaporan dan investigasi.

5. Segera melaporkan kejadian

Jika mengalami atau mengetahui dugaan pelecehan seksual, segera laporkan kepada pihak berwenang seperti dosen pembimbing, petugas keamanan kampus, atau Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS).

6. Berbicara secara terbuka

Jangan memendam pengalaman sendiri. Ceritakan kepada teman terpercaya, keluarga, atau konselor agar mendapatkan dukungan dan pendampingan psikologis.

7. Ikut menciptakan lingkungan kampus yang aman

Mahasiswa juga dapat membantu membangun lingkungan yang saling menghormati dan bebas dari kekerasan seksual, misalnya dengan aktif mengampanyekan gerakan antipelecehan seksual di kampus.

8. Menyiapkan alat perlindungan diri

Sebagai langkah tambahan, seseorang juga bisa menyiapkan alat perlindungan diri seperti semprotan spray untuk keadaan darurat.

Itulah beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah dan menghadapi pelecehan seksual di lingkungan kampus.

Posting Komentar

0 Komentar

Komentar menggunakan bahasa sopan dan tidak mengandung unsur SARA. Redaksi berhak mengedit komentar apabila kurang layak tayang.

Posting Komentar (0)

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Ok, Go it!
To Top