SNBP Unpad Tak Andalkan TKA, Rapor Jadi Penilaian Utama

Ma'rifah Nugraha
0
Universitas Padjadjaran

EDUKASIA.ID - Universitas Padjadjaran (Unpad) memastikan jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun ini tidak bergantung pada Tes Kemampuan Akademik (TKA). Penilaian utama tetap bertumpu pada nilai rapor dan konsistensi prestasi akademik siswa selama menempuh pendidikan di sekolah.

Kepala Kantor Seleksi Masuk Universitas Padjadjaran (SMUP) Prof. Anas menegaskan bahwa TKA bukan faktor penentu kelulusan dalam SNBP. Menurutnya, rapor menjadi cerminan utama capaian belajar siswa dari semester awal hingga akhir.

“Kebijakan tersebut wajib dipahami benar karena berbeda tiap universitas. Kemudian kenali materi seleksi dan atur strateginya,” ujar Prof. Anas dalam kegiatan “Ayo Kenal Unpad, Open Campus 2026” di Bale Santika Unpad Jatinangor, Sabtu, 10 Januari 2026.

Ia menjelaskan, secara nasional terdapat dua jalur seleksi utama yang diikuti seluruh perguruan tinggi negeri, yakni Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).

Selain jalur nasional, Unpad juga membuka Seleksi Mandiri melalui Seleksi Masuk Universitas Padjadjaran (SMUP) dengan sejumlah pilihan jalur.

“Terdapat empat jalur utama dalam SMUP Mandiri, yaitu prestasi akademik, minat dan bakat, kelas internasional (IUP), dan kemitraan strategis,” jelas Prof. Anas dalam Talkshow “Unpad Parent and Educator Hub” yang menjadi bagian dari rangkaian Open Campus 2026.

Seleksi Mandiri Prestasi Akademik dapat ditempuh melalui dua skema, yakni menggunakan nilai UTBK atau mengikuti ujian SMUP. Sementara itu, Seleksi Minat dan Bakat diperuntukkan bagi calon mahasiswa berprestasi non-akademik, seperti di bidang seni, olahraga, karya ilmiah, maupun olimpiade.

Adapun Seleksi Kelas Internasional atau International Undergraduate Program (IUP) menggunakan nilai rapor dan sertifikat kemampuan bahasa Inggris dengan jadwal penerimaan tersendiri. Seleksi Kemitraan Strategis memiliki mekanisme yang serupa dengan Seleksi Mandiri Prestasi Akademik.

Sementara itu, Rektor Unpad Prof. Arief S. Kartasasmita menegaskan bahwa nilai rapor tetap menjadi patokan utama dalam penilaian SNBP. Ia menyebut TKA hanya mungkin digunakan sebagai pembanding apabila diperlukan.

“Tahun ini mungkin Unpad tidak akan menggunakan TKA, insya Allah kami tidak menggunakan nilai itu. Kami menggunakan nilai rapor sebagai patokan utama. TKA mungkin hanya sebagai pembanding saja kalau memang diperlukan, jadi tidak digunakan,” ujar Prof. Arief.

Di luar kebijakan seleksi, Unpad juga menaruh perhatian pada aspek keterjangkauan biaya pendidikan. Prof. Arief memastikan Unpad berkomitmen untuk tidak menaikkan Uang Kuliah Tunggal (UKT) setidaknya hingga tahun 2029.

“Jadi tidak usah khawatir. Ini adalah sekolah negeri yang dibangun dan dijalankan dengan uang pajak masyarakat. Tentu kami akan berusaha untuk sedemikian rupa, bagaimana caranya agar pendidikan Unpad tetap berkualitas,” kata Prof. Arief.

Ia menambahkan, Unpad juga menyediakan berbagai program beasiswa bagi calon mahasiswa yang membutuhkan. Beasiswa tersebut berasal dari pemerintah maupun yang dikelola secara mandiri oleh Unpad, serta berbagai skema lainnya.

Informasi lengkap mengenai SMUP dapat diakses melalui laman resmi smup.unpad.ac.id.

Posting Komentar

0 Komentar

Komentar menggunakan bahasa sopan dan tidak mengandung unsur SARA. Redaksi berhak mengedit komentar apabila kurang layak tayang.

Posting Komentar (0)

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Ok, Go it!
To Top