Program beasiswa internasional UIN Saizu Purwokerto
Purwokerto. EDUKASIA.ID - Program beasiswa internasional UIN Saizu Purwokerto dipastikan berlangsung ketat tahun ini. Dengan jumlah pendaftar yang mendekati 500 orang, proses seleksi akan menjadi sangat kompetitif.
Menurut Direktur International Office, Mohamad Sobirin, program yang ditawarkan bersifat penuh atau fully funded, mencakup dukungan akademik dan pendampingan adaptasi selama masa studi di Indonesia.
“Kampus menargetkan kandidat yang tak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki visi kontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan jejaring global,” ujarnya.
Lonjakan pendaftar ini disebut sebagai dampak dari strategi promosi digital dan penguatan kemitraan luar negeri yang konsisten dilakukan dalam beberapa tahun terakhir.
“Pendekatan ini tak hanya menyasar kuantitas, tetapi juga kualitas relasi akademik jangka panjang dengan institusi dan komunitas pendidikan global,” terang dia.
Antusiasme mahasiswa asing datang dari berbagai kawasan dunia, mulai Afrika, Asia Selatan, hingga Timur Tengah. Keberagaman tersebut dinilai memperkaya dinamika akademik dan sosial kampus.
Ia juga menekankan bahwa interaksi lintas budaya menjadi fondasi penting dalam membangun atmosfer pembelajaran yang inklusif, kolaboratif, dan berorientasi global.
"Tahun ini, 24 negara tercatat sebagai partisipan baru dalam program beasiswa tersebut, memperluas spektrum jejaring internasional UIN Saizu," jelas Sobirin.
Minat lintas negara itu tercermin dari data pendaftaran International Student Scholarship Tahun Akademik 2026/2027. Sebanyak 469 mahasiswa internasional dari 36 negara tercatat mendaftar.
Secara jenjang, program Sarjana (S1) masih menjadi magnet utama dengan 337 pendaftar. Disusul Magister (S2) sebanyak 118 kandidat, dan Doktor (S3) dengan 14 pendaftar.
Capaian ini mempertegas meningkatnya kepercayaan global terhadap kualitas akademik kampus Islam tersebut.
Sobirin menyebut fenomena ini sebagai sinyal kuat menguatnya posisi UIN Saizu di peta pendidikan tinggi internasional.
Lonjakan tersebut sekaligus menandai fase baru internasionalisasi Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri atau UIN Saizu Purwokerto sebagai kampus Islam modern yang adaptif terhadap tantangan global.
"Jika tren ini berlanjut, bukan tak mungkin Purwokerto akan semakin dikenal sebagai salah satu destinasi studi internasional yang diperhitungkan di kawasan Asia Tenggara," pungkasnya.



.png)


Komentar menggunakan bahasa sopan dan tidak mengandung unsur SARA. Redaksi berhak mengedit komentar apabila kurang layak tayang.