Tak Dapat Beasiswa, Mahasiswa UGM Ini Jalani Kuliah Sambil Jadi Ojol

Arifah
0
Wahyu Aji Ramadan. Foto UGM.

EDUKASIA.ID - Di sela kesibukan kuliah di Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada, Wahyu Aji Ramadan menjalani peran ganda sebagai pengemudi ojek online pengantar makanan.

Mahasiswa angkatan 2020 ini memilih turun ke jalan demi menyiasati keterbatasan ekonomi keluarga.

Aji mengaku tak mendapat beasiswa selama menempuh pendidikan. Kondisi itu membuatnya berinisiatif mencari penghasilan sendiri agar tetap bisa melanjutkan kuliah.

“Waktu itu nggak dapat beasiswa sama sekali, pengen punya penghasilan sendiri dan setidaknya bisa meringankan beban orang tua,” ujar Aji, Selasa, 3 Februari 2026.

Menjalani kuliah sekaligus bekerja bukan perkara mudah. Aji harus pandai membagi waktu antara ruang kelas dan jalanan. Jika jadwal kuliah berlangsung siang hari, pagi ia gunakan untuk mencari orderan. Sebaliknya, bila kuliah pagi, siang hingga sore menjadi waktu bekerja. Wilayah Kaliurang, Pogung, hingga Kotabaru menjadi area rutinnya mencari pesanan.

Dari setiap pesanan antar makanan, Aji memperoleh komisi mulai Rp 6.400 hingga Rp 7.200, bahkan bisa mencapai belasan ribu rupiah tergantung jarak. Namun, penghasilan itu tak selalu mudah didapat.

“Jujur kenyataannya harus diakui nggak mudah dijalani. Sempat bersitegang dengan pemilik resto dan diancam sekitar jam dua pagi saat bulan puasa karena hendak ambil orderan tapi resto ternyata tutup. Lalu, orderan customer juga pernah jatuh di jalan dan akhirnya ganti rugi. Rela berangkat hujan-hujanan demi dapat bonus, bahkan panas-panasan nyari orderan tapi ban bocor di jalan,” kenangnya.

Selain menjadi pengemudi ojol, Aji juga pernah bekerja paruh waktu di Departemen Hukum Perdata Fakultas Hukum UGM. Pekerjaannya meliputi pengelolaan jurnal, administrasi dosen, hingga penyusunan bahan pembelajaran.

Di lingkungan kampus, Aji dikenal aktif berorganisasi. Ia terlibat di Forum Penelitian dan Penulisan Hukum, ALSA UGM, Business Law Community, hingga Speech and Law Debate Society. Ia juga sempat menjadi pengurus Unit Kegiatan Mahasiswa Tenis Lapangan.

Tak berhenti di situ, Aji mulai membangun pengalaman profesional sejak masih mahasiswa.

Ia rutin melamar magang ke berbagai institusi hukum, mulai dari DPD RI Yogyakarta, kejaksaan, kantor hukum dan notaris, lembaga bantuan hukum, hingga Institute for Criminal Justice Reform. Ia juga sempat bekerja sebagai penulis konten isu hukum di media sosial.

Di tengah padatnya aktivitas, Aji tetap menjaga prestasi akademik. Ia mencatatkan sejumlah capaian di berbagai kompetisi ilmiah, di antaranya Juara 1 Karya Tulis Ilmiah Airlangga Law Competition 2023, Juara 1 Kompetisi Artikel Ilmiah Constitutional Law Fair Universitas Brawijaya 2022, serta Juara 2 Legislative Drafting Competition Universitas Indonesia 2022.

Memasuki semester akhir, Aji terlibat dalam sejumlah riset bersama dosen Fakultas Hukum UGM dan lembaga riset hukum. Ia menjadi asisten penelitian kajian perubahan Undang-Undang Pengelolaan Keuangan Haji dan membantu pengelolaan basis data kasus hukuman mati di ICJR.

Meski tekanan datang dari berbagai arah, Aji memilih untuk tetap bertahan.

“Capek pasti ada karena masalah ada-ada saja membentur dari berbagai arah. Bukan pengen nyerah tapi lebih memilih ke meluangkan waktu buat istirahat sejenak menata ulang apa yang seharusnya dibenahi, dilakukan, dituntaskan, dan dicapai dengan terarah,” katanya.

Perjuangan itu berbuah manis. Aji berhasil menyelesaikan studi dan lulus sebagai sarjana hukum dengan predikat cumlaude dan IPK 3,55. Ia menyebut kelulusan sebagai bentuk tanggung jawab kepada orang tua. “Selama kuliah, tentu momen wisuda yang dinanti dan cita-cita yang harus digapai,” ujarnya.

Menengok perjalanan yang telah dilalui, Aji memaknai semua proses itu sebagai pelajaran hidup.

“Mungkin jalan yang ditempuh nggak mudah. Tapi bisa jadi itu cara Tuhan memberi kenikmatan setelah pahitnya susah,” pungkasnya.

Posting Komentar

0 Komentar

Komentar menggunakan bahasa sopan dan tidak mengandung unsur SARA. Redaksi berhak mengedit komentar apabila kurang layak tayang.

Posting Komentar (0)

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Ok, Go it!
To Top