Kisah Buono, ASN Lulus S2 UGM IPK 4 di Tengah Duka Kehilangan Ibu

Arifah
0

Buono Aji Santoso. Foto UGM.

Yogyakarta. EDUKASIA.ID - Momen wisuda seharusnya menjadi hari paling membahagiakan bagi Buono Aji Santoso (30).

Namun di balik keberhasilannya lulus S2 di Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan IPK sempurna 4,00, tersimpan duka mendalam karena sang ibunda telah berpulang sebelum hari wisuda.

Buono menjadi salah satu dari 17 lulusan Program Magister yang meraih IPK 4,00 dalam Wisuda Program Pascasarjana UGM yang digelar pada 22-23 April 2026 di Grha Sabha Pramana (GSP). Lulusan Magister Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UGM itu menyelesaikan studi dalam 1 tahun 6 bulan 21 hari.

Di tengah rasa syukur atas capaian akademiknya, Buono mengaku masih menyimpan kesedihan lantaran ibunya meninggal dunia pada akhir Maret lalu.

“Saya yakin Ibu senang mendengar kabar itu. Terlihat dari raut wajah beliau yang masih saya ingat sampai sekarang. Namun, Ibu juga meminta maaf jika tidak bisa hadir di wisuda saya nanti bulan April,” tuturnya, Kamis, 23 April 2026.

Duka tersebut justru menjadi penyemangat bagi Buono untuk menuntaskan pendidikan dengan hasil terbaik. Saat menyusun tesis, ia juga harus mendampingi ibunya yang divonis kanker tiroid stadium 4.

Buono diketahui merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) sejak 2018. Ia bekerja sebagai auditor yang bertugas mengawasi pengelolaan keuangan negara sekaligus memastikan anggaran publik memberi manfaat maksimal bagi masyarakat.

Keinginan untuk meningkatkan kapasitas diri dan berkontribusi lebih besar di sektor publik mendorongnya melanjutkan studi Magister Akuntansi FEB UGM pada Agustus 2024.

“Saya menemukan fakta bahwa prodi ini memiliki bidang yang fokus pada bidang akuntansi publik dan memiliki kerja sama dengan BPKP untuk meningkatkan kualitas auditor internal pemerintah. Dengan ini, saya ingin memastikan setiap rupiah dari APBN benar-benar memberikan value for money dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Selama kuliah, Buono harus membagi waktu antara studi, pekerjaan, dan perannya sebagai kepala keluarga. Ia mengaku tantangan terbesar adalah menjaga keseimbangan antara tanggung jawab akademik dan keluarga.

“Memang terkadang sangat sulit untuk bisa membagi waktu belajar dan keluarga. Saya selalu ingin balance antara studi saya dan menjalankan peran saya sebagai seorang Bapak,” ujarnya.

Meski sempat mengalami hasil ujian yang kurang memuaskan di awal semester, Buono memilih bangkit dan memperbaiki capaian akademiknya hingga akhirnya lulus dengan IPK sempurna.

“Pelajaran paling berharga dari pengalaman tersebut yaitu saya belajar untuk tidak menyerah sampai akhir. Saya percaya bahwa ketika kita sudah berjuang dan bekerja keras maka apapun hasilnya saya akan lebih Ikhlas menerima daripada apabila saya menyerah di awal,” ungkapnya.

Selain berprestasi secara akademik, Buono juga meraih penghargaan Best Presenter dalam International Student Conference yang digelar Faculty of Business Widya Mandala Surabaya Catholic University.

“Saya baru pertama kali mengikuti International Conference dan dengan bermodalkan kemampuan speaking Bahasa Inggris yang menurut saya pas-pasan, ternyata apa yang saya paparkan dapat diterima dengan baik dan memperoleh predikat Best Presenter. Tentunya hal tersebut menjadi motivasi saya untuk terus berkembang kedepannya nanti,” jelasnya.

Ke depan, Buono berkomitmen mengimplementasikan ilmu yang diperolehnya dalam pekerjaannya sebagai auditor di Kementerian PANRB dan membuka peluang untuk melanjutkan studi doktoral.

Ia pun membagikan pesan bagi mahasiswa agar terus berjuang dalam menyelesaikan studi.

“Karena dari terus mencoba dan mengalami kegagalan itu kita justru bisa belajar banyak hal. Jangan mudah berpuas diri dan selalu kuatkan keinginan untuk meningkatkan kapasitas diri dan pengetahuan yang kita miliki,” pungkasnya.

Posting Komentar

0 Komentar

Komentar menggunakan bahasa sopan dan tidak mengandung unsur SARA. Redaksi berhak mengedit komentar apabila kurang layak tayang.

Posting Komentar (0)
aio

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Ok, Go it!
To Top