Penelitian Dosen UIN Walisongo, Eko Widianto, berhasil mengungkap bias pariwisata dalam buku teks BIPA lewat riset yang terbit di jurnal internasional. Foto Ist.
Galway. EDUKASIA.ID - Dosen UIN Walisongo Semarang, Eko Widianto, berhasil mengungkap adanya kecenderungan bias pariwisata dalam buku teks Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA).
Temuan mahasiswa doktoral di University of Galway, Irlandia tersebut dipublikasikan dalam jurnal internasional 'Humanities and Social Sciences Communications' edisi April 2026.
Dalam penelitiannya berjudul Language Teaching or Cultural Selling? A Critical Discourse Analysis of Tourism Bias in BIPA Textbooks tersebut, Eko mengkaji bagaimana budaya Indonesia direpresentasikan dalam materi ajar BIPA.
Melalui metode Critical Discourse Analysis (CDA), ia menemukan bahwa konten budaya dalam buku teks BIPA cenderung menonjolkan aspek pariwisata.
Penyajian materi dinilai lebih banyak mengarah pada promosi destinasi dan eksotisme budaya.
Studi tersebut juga menyimpulkan bahwa buku teks BIPA tidak sepenuhnya berfungsi sebagai media pembelajaran bahasa yang netral, karena turut memuat kecenderungan promosi budaya.
Selain itu, representasi budaya Indonesia dalam buku ajar disebut masih bersifat dangkal dan belum sepenuhnya mencerminkan kompleksitas sosial serta keragaman identitas budaya di Indonesia.
Eko menilai, materi BIPA seharusnya tidak hanya menampilkan sisi pariwisata, tetapi juga menghadirkan pemahaman budaya yang lebih mendalam, inklusif, dan kontekstual.
Temuan yang ditulis bersama partnerya, Tina-Karen Pusse itu menjadi catatan bagi penyusun kebijakan, penulis buku ajar, dan pengajar BIPA untuk mengevaluasi serta memperbarui materi pembelajaran agar lebih berimbang dan kritis.



.png)


Komentar menggunakan bahasa sopan dan tidak mengandung unsur SARA. Redaksi berhak mengedit komentar apabila kurang layak tayang.