Kisah Adela Mahasiswi UIN Walisongo, Kuliah Sambil Jadi Juru Parkir

Redaksi
0
Adela Aunal Haqqa, Mahasiswi UIN Walisongo Semarang yang menjalani kuliah sambil bekerja part time sebagai juru parkir. Foto ist.

Semarang. EDUKASIA.ID - Banyak mahasiswa yang memilih fokus kuliah, namun Adela Aunal Haqqa justru menjalani hari-harinya dengan membagi waktu antara perkuliahan dan pekerjaan part time sebagai juru parkir.

Mahasiswi Program Studi Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah dan Hukum UIN Walisongo Semarang itu mulai bekerja sejak semester tiga. Awalnya, ia hanya ingin mengisi waktu luang selepas kuliah dan selama masa liburan semester.

“Awalnya iseng-iseng daftar kerja untuk mengisi waktu luang. Ternyata sampai sekarang masih bertahan kerja part time,” ujarnya kepada EDUKASIA.ID.

Adela bekerja di Najmia Beauty cabang Banaran, Gunungpati, berjarak 13 kilometer dari tempatnya kuliah.

Setiap hari, ia bekerja mulai pukul 17.00 hingga 21.00 WIB. Aktivitas itu sudah dijalaninya sejak Juli 2024 hingga kini memasuki semester enam.

Meski berasal dari keluarga yang berkecukupan dengan latar belakang orang tua sebagai pegawai negeri sipil, Adela mengaku sengaja memilih bekerja untuk belajar mandiri sekaligus memperluas relasi.

“Tujuan saya ingin membuktikan kalau saya bisa menjadi anak yang tidak menggunakan privilege orang tua,” katanya.

Baginya, pekerjaan tersebut bukan semata soal penghasilan. Ia justru banyak mendapatkan pengalaman sosial dan pertemanan baru dari lingkungan kerja.

Bahkan, ia sempat mengajak seorang adik tingkatnya untuk ikut bergabung bekerja part time di tempat yang sama.

“Selain menambah relasi, saya juga ingin menginspirasi mahasiswa lain supaya mengisi waktu kosong dengan kegiatan positif dan bisa menghasilkan uang,” lanjutnya.

Adela menjelaskan, hasil kerjanya tidak digunakan untuk kebutuhan utama kuliah. Biaya kos, UKT, dan kebutuhan harian masih dibantu orang tua. Sementara gaji dari pekerjaannya lebih banyak ia tabung untuk kebutuhan tak terduga.

“Kalo hasil kerja buat tabungan dan beli hal-hal yang tidak bisa diprediksi,” tuturnya.

Meski harus membagi waktu antara kuliah dan bekerja, Adela bersyukur aktivitas tersebut tidak berdampak pada capaian akademiknya.

“Alhamdulillah tidak berdampak ke IPK,” katanya.

Pengalaman bekerja sebagai juru parkir juga menghadirkan cerita tersendiri. Ia mengaku beberapa kali bertemu temannya, namun respons yang diterimanya pun positif.

“Mereka justru mengapresiasi,” pungkasnya.
Tags

Posting Komentar

0 Komentar

Komentar menggunakan bahasa sopan dan tidak mengandung unsur SARA. Redaksi berhak mengedit komentar apabila kurang layak tayang.

Posting Komentar (0)

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Ok, Go it!
To Top