Nomornya Dipalsu, Kadisdik Kota Semarang Minta Publik Blokir Kontak Ini

Redaksi
0
Kadisdik Kota Semarang Muhammad Ahsan mengingatkan masyarakat agar memblokir nomor Whatsapp yang mengatasnamakan dirinya. Foto Unsplash.

Semarang. EDUKASIA.ID - Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang, Muhammad Ahsan, mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap nomor WhatsApp yang mengatasnamakan dirinya.

Ahsan menegaskan, nomor 089679574108 dengan nama profil 'Muhammad Ahsan' yang beredar bukan miliknya.

“Info: Berikut bukan nomor WA saya njih. Abaikan atau blokir saja,” tulis Ahsan, Minggu 17 Mei 2026.

Nomor tersebut tampak telah mengirim pesan kepada pihak lain. Belum diketahui apakah nomor itu digunakan untuk percobaan penipuan atau bentuk penyalahgunaan identitas lainnya.

Kasus pencatutan identitas pejabat melalui WhatsApp maupun media digital bukan kali pertama terjadi. Modus serupa kerap dipakai pelaku untuk menghubungi korban, meminta bantuan, hingga melakukan penipuan.

Dalam edukasi digital yang diterbitkan Komdigi, masyarakat diingatkan bahwa pelaku penipuan digital kerap menggunakan pesan singkat maupun aplikasi percakapan untuk mencuri data pribadi dengan menyamar sebagai pihak terpercaya.

Komdigi menyebut terdapat sejumlah langkah yang dapat dilakukan masyarakat untuk menghindari modus serupa.

Pertama, tidak mengklik tautan mencurigakan yang dikirim nomor tak dikenal. Kedua, memeriksa dan memverifikasi identitas pengirim sebelum merespons pesan. Ketiga, tidak memberikan informasi sensitif seperti kata sandi, data pribadi, maupun kode OTP.

Selain itu, masyarakat juga diimbau segera memblokir dan melaporkan nomor mencurigakan untuk mencegah munculnya korban lain.
Tags

Posting Komentar

0 Komentar

Komentar menggunakan bahasa sopan dan tidak mengandung unsur SARA. Redaksi berhak mengedit komentar apabila kurang layak tayang.

Posting Komentar (0)

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Ok, Go it!
To Top