Gamal Abdul Nasir Zakaria. Foto: Lamam Bengkalis.
Bengkalis. EDUKASIA.ID - Nama Gamal Abdul Nasir Zakaria dikenal luas di dunia pendidikan Islam dan bahasa Arab.
Putra daerah asal Bengkalis, Riau, itu kini menyandang jabatan Guru Besar Pendidikan Islam dan Bahasa Arab di Institut Pendidikan Sultan Haji Hassanal Bolkiah, Universiti Brunei Darussalam.
Gamal lahir di Bengkalis pada 22 Juni 1965. Ia merupakan anak ketiga sekaligus putra bungsu dari enam bersaudara pasangan Zakaria bin Muhammad Amin dan Siti Zainab binti Kimpal.
Nama Gamal diberikan oleh orang tuanya dengan mengambil nama Presiden Mesir kedua, Gamal Abdul Nasir.
Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Bengkalis pada 1971-1977. Setelah itu ia melanjutkan pendidikan ke MTs YPPI Bengkalis dan MA YPPI Bengkalis.
Selain pendidikan formal, Gamal juga memperdalam ilmu agama dan bahasa Arab di MDTA Mahbatul Ulum. Di tempat itu, ia belajar langsung kepada ayahnya yang merupakan seorang ulama.
Usai lulus dari MA YPPI Bengkalis pada 1984, Gamal melanjutkan pendidikan di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan IAIN Sultan Syarif Kasim dengan mengambil program studi Bahasa Arab.
Aktif Berorganisasi Sejak Mahasiswa
Saat kuliah, Gamal aktif di Pelajar Islam Indonesia (PII). Ia pernah menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Wilayah PII Provinsi Riau periode 1985-1987 dan Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri Pengurus Besar PII periode 1986-1989.Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana, Gamal melanjutkan studi magister di Universiti Islam Antarabangsa Malaysia (UIAM) dalam bidang pengajaran bahasa Arab sebagai bahasa kedua pada 1991-1994.
Ia kemudian meraih gelar doktor Pendidikan Islam di Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) pada 1999.
Karier Akademik hingga Jadi Guru Besar
Karier akademik Gamal dimulai sebagai guru di MDTA Mahbatul Ulum dan dosen di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan IAIN Suska.Ia kemudian mengajar di sejumlah perguruan tinggi, termasuk Universiti Islam Selangor dan Universiti Kebangsaan Malaysia.
Pada 2006, Gamal bergabung dengan Universiti Brunei Darussalam sebagai dosen senior di Institut Pendidikan Sultan Haji Hassanal Bolkiah. Karier akademiknya terus berkembang hingga akhirnya dikukuhkan sebagai Guru Besar Pendidikan Islam dan Bahasa Arab pada 2021.
Aktif Menulis Buku
Selain mengajar, Gamal juga dikenal sebagai penulis produktif. Buku pertamanya, Ibnu Sahnun Mutiara Pendidik Muslim dan Pendidikan Islam Menghadapi Era Globalisasi, terbit pada 2002.Sejak itu, ia menulis sejumlah buku di bidang pendidikan Islam, bahasa Arab, hingga tasawuf. Di antaranya Prinsip-Prinsip Pendidikan Islam, Mohammad Natsir Pendidik Ummah, Tokoh-Tokoh Abadi Pendidikan Islam, Permisalan Dalam Al-Quran, Pendidikan Melalui Kisah, hingga Sufism In The Era of Disruption.
Salah satu karyanya, Permisalan Dalam Al-Quran, meraih penghargaan Buku Islami Terbaik pada Anugerah Buku Negara Malaysia tahun 2021. Buku tersebut kembali memperoleh penghargaan serupa dari Asosiasi Publik Ilmiah Melayu dan Kementerian Pendidikan Malaysia pada 2023.
Selain penghargaan di bidang kepenulisan, Gamal juga menerima Pingat Indah Kerja Baik (PIKB) pada 2018.
Kehidupan Keluarga
Gamal menikah dengan Salwa Mahalle, dosen di Institut Pendidikan Sultan Hassanal Bolkiah, Universiti Brunei Darussalam, pada 4 Agustus 2000.
Dari pernikahan tersebut, keduanya dikaruniai empat anak, yakni Fawwaz, Umar Khalili, Wafa Imani, dan Aisyah Syamila.
Dari Bengkalis, Gamal Abdul Nasir Zakaria menapaki karier akademik hingga menjadi salah satu guru besar Indonesia yang berkiprah di tingkat internasional melalui Universiti Brunei Darussalam.




Komentar menggunakan bahasa sopan dan tidak mengandung unsur SARA. Redaksi berhak mengedit komentar apabila kurang layak tayang.