Ketua Pannas UM-PTKIN 2026 Ungkap Sejumlah Catatan Evaluasi Seleksi Nasional PTKIN

Redaksi
0
Prof. Abdul Aziz, Ketua Panitia Nasional SPAN-PTKIN dan UM-PTKIN 2026, menyampaikan laporan capaian dan hasil evaluasi UM-PTKIN 2026 di UIN SATU Tulungagung, Minggu (7/6/2026). Jumlah pendaftar tahun ini mencapai 92.556 peserta atau melampaui target nasional. Foto ist.

Tulungagung. EDUKASIA.ID - Ketua Panitia Nasional SPAN-PTKIN dan UM-PTKIN 2026, Prof. Abdul Aziz, mengungkap sejumlah catatan evaluasi pelaksanaan UM-PTKIN 2026 dalam forum Evaluasi Pendaftaran UM-PTKIN 2026 di UIN Sayyid Ali Rahmatullah (UIN SATU) Tulungagung, Minggu (7/6/2026).

Dalam forum yang dihadiri jajaran Kementerian Agama RI, Forum Rektor PTKIN, serta pimpinan PTKIN se-Indonesia itu, Prof. Aziz menyampaikan bahwa target pendaftar UM-PTKIN 2026 berhasil terlampaui.

Hingga penutupan pendaftaran, jumlah peserta yang tercatat mengikuti UM-PTKIN mencapai 92.556 orang atau melampaui target nasional sebanyak 80.639 peserta.

"Capaian ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap PTKIN sebagai destinasi pendidikan tinggi yang unggul dan relevan dengan kebutuhan zaman," ungkapnya.

Meski demikian, menurut Prof. Aziz, capaian tersebut perlu dibaca secara lebih komprehensif dalam perspektif evaluasi nasional.

Ia menjelaskan bahwa jumlah pendaftar UM-PTKIN tahun ini tidak dapat dibandingkan secara langsung dengan tahun-tahun sebelumnya karena adanya kebijakan peningkatan kuota penerimaan mahasiswa melalui jalur SPAN-PTKIN.

Pada 2026, PTKIN menambah kuota peserta yang dinyatakan lolos melalui jalur SPAN-PTKIN hingga sekitar 20 persen. Kebijakan tersebut berdampak pada bertambahnya jumlah calon mahasiswa yang telah diterima lebih awal sehingga memengaruhi jumlah peserta yang kemudian mendaftar melalui jalur UM-PTKIN.

Selain itu, panitia juga menemukan adanya peserta yang telah mendaftar UM-PTKIN namun akhirnya diterima melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) sehingga tidak melanjutkan proses seleksi di PTKIN.

Menurut Prof. Aziz, kondisi tersebut menjadi salah satu bahan evaluasi penting dalam penyelenggaraan UM-PTKIN pada tahun-tahun berikutnya.

"Ini menjadi catatan evaluasi bersama. Di satu sisi jumlah pendaftar meningkat, tetapi di sisi lain terdapat dinamika penerimaan melalui jalur lain yang juga perlu menjadi perhatian dalam perencanaan seleksi nasional PTKIN," jelasnya.

Ia menambahkan bahwa meskipun pendapatan dari biaya pendaftaran mengalami penyesuaian, peningkatan jumlah mahasiswa baru yang diterima melalui jalur SPAN-PTKIN maupun UM-PTKIN tetap memberikan dampak positif bagi perguruan tinggi.

Menurutnya, salah satu indikator keberhasilan PTKIN adalah meningkatnya jumlah mahasiswa baru. Karena itu, hasil penerimaan mahasiswa tahun 2026 menjadi kabar menggembirakan bagi sebagian besar PTKIN di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Aziz juga menjelaskan alasan dipilihnya konsep luar ruang dalam penyelenggaraan forum evaluasi nasional tersebut.

Menurutnya, konsep tersebut merupakan bagian dari inovasi penyelenggaraan kegiatan sekaligus mendukung efisiensi energi dan semangat kampus ramah lingkungan.

"Kami mencoba menghadirkan suasana yang lebih santai dan terbuka agar forum evaluasi berlangsung lebih cair, produktif, dan memberi ruang diskusi yang lebih luas bagi para pimpinan PTKIN," tuturnya.

Sebelum agenda evaluasi dimulai, peserta mengikuti sejumlah kegiatan kebersamaan seperti permainan basket, sesi photobooth, pembagian doorprize, dan makan malam bersama yang diiringi penampilan SATU Voice UIN SATU Tulungagung.

Forum kemudian dilanjutkan dengan pemaparan hasil evaluasi dan diskusi bersama pimpinan PTKIN dari berbagai daerah.

Melalui forum tersebut, Prof. Abdul Aziz berharap sinergi antara Kementerian Agama, Forum Rektor PTKIN, dan seluruh perguruan tinggi keagamaan Islam negeri semakin kuat dalam meningkatkan mutu layanan penerimaan mahasiswa baru serta memperkuat transformasi pendidikan tinggi Islam yang unggul, adaptif, dan berdampak bagi masyarakat.

Posting Komentar

0 Komentar

Komentar menggunakan bahasa sopan dan tidak mengandung unsur SARA. Redaksi berhak mengedit komentar apabila kurang layak tayang.

Posting Komentar (0)

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Ok, Go it!
To Top