Beasiswa Indonesia Bangkit. Foto Kemenag.
Jakarta. EDUKASIA.ID - Seleksi Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kementerian Agama 2026 memasuki tahap penentuan.
Sebanyak 4.153 peserta yang lolos asesmen kompetensi akademik dan psikologi kini mengikuti seleksi wawancara sebagai tahapan akhir untuk menjadi penerima beasiswa.
Pelaksanaan wawancara dibagi dalam empat gelombang, yakni:
- 9-11 Juli 2026: Beasiswa Kemitraan, Beasiswa Unggulan Keagamaan S1, S2, dan S3 Luar Negeri, serta Beasiswa Pesantren S2 Dalam dan Luar Negeri.
- 13-15 Juli 2026: Beasiswa Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Keagamaan.
- 16-18 Juli 2026: Beasiswa Santri S1.
- 20-22 Juli 2026: Beasiswa Unggulan Keagamaan S2 dan S3 Dalam Negeri.
"Seleksi BIB Kementerian Agama Tahun 2026 telah memasuki tahap akhir. Para peserta yang lolos asesmen kini akan mengikuti wawancara sebagai penentu akhir untuk menjadi penerima beasiswa," ujar Ruchman, Rabu, 15 Juli 2026.
Ruchman mengingatkan peserta agar memanfaatkan waktu yang tersisa untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin. Menurutnya, kesiapan akademik dan mental menjadi bekal penting dalam menghadapi sesi wawancara.
"Gunakan kesempatan ini sebaik-baiknya. Tunjukkan kepada tim pewawancara bahwa Anda memiliki kapasitas, komitmen, dan layak menjadi bagian dari penerima Beasiswa Indonesia Bangkit," pesannya.
Selain mempersiapkan materi, peserta juga diminta mengiringi ikhtiar dengan doa agar proses seleksi berjalan lancar.
"Semoga seluruh peserta diberikan kemudahan dalam menjawab setiap pertanyaan dan memperoleh hasil terbaik," katanya.
Ruchman menjelaskan, minat masyarakat terhadap BIB Kementerian Agama tahun ini cukup tinggi. Tercatat sebanyak 12.696 orang mendaftar. Dari jumlah tersebut, sekitar 9.000 peserta lolos seleksi administrasi dan mengikuti asesmen kompetensi akademik serta psikologi. Hasilnya, 4.153 peserta berhasil melaju ke tahap wawancara.
Peserta dapat melihat jadwal wawancara melalui akun pendaftaran masing-masing. Kementerian Agama juga mengimbau peserta untuk rutin memeriksa akun agar tidak tertinggal informasi terbaru.
Beasiswa Indonesia Bangkit merupakan program kolaborasi Kementerian Agama dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan.
Program ini memberikan pembiayaan pendidikan jenjang sarjana, magister, hingga doktor di perguruan tinggi dalam maupun luar negeri sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan agama dan pendidikan keagamaan.




Komentar menggunakan bahasa sopan dan tidak mengandung unsur SARA. Redaksi berhak mengedit komentar apabila kurang layak tayang.