Semarang, EDUKASIA.ID - UIN Walisongo Semarang meresmikan Kantor Admisi di Gedung Planetarium Lantai 1 Kampus 3, Jumat, 7 Agustus 2026.
Hingga saat ini, 4.158 mahasiswa baru tercatat telah melakukan registrasi.
Kantor tersebut dihadirkan untuk memperkuat layanan penerimaan mahasiswa baru. UIN Walisongo juga mulai menyiapkan strategi menghadapi penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2027.
Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Walisongo, Dr. Saminanto, M.Pd., mengatakan Kantor Admisi menjadi bagian dari penguatan proses penerimaan mahasiswa baru yang sebelumnya telah dilakukan melalui promosi, kunjungan ke sekolah, hingga kerja sama dengan berbagai mitra.
Lokasi kantor dipilih di Gedung Planetarium karena dinilai strategis. Gedung tersebut menjadi salah satu tujuan kunjungan sekolah ke UIN Walisongo sehingga calon mahasiswa dan pihak sekolah bisa mendapatkan informasi admisi secara langsung.
“Melalui keberadaan kantor ini, masyarakat akan semakin mudah memperoleh informasi tentang UIN Walisongo. Ketika ada kunjungan sekolah ke Planetarium, mereka juga dapat mengenal lebih dekat layanan admisi. Ini menjadi sinergi yang saling menguntungkan,” ujarnya.
Saminanto menyebut jumlah mahasiswa baru yang sudah melakukan registrasi mencapai 4.158 orang. Jumlah itu masih diharapkan bertambah dengan dukungan seluruh pimpinan dan sivitas akademika.
Menurutnya, keberadaan Kantor Admisi akan membantu tim bekerja lebih fokus dan optimal dalam menjaring mahasiswa baru.
Sementara itu, Rektor UIN Walisongo Semarang Prof. Dr. Musahadi, M.Ag., mengatakan peresmian kantor tersebut bukan hanya soal penambahan fasilitas.
“Walaupun kantornya sederhana, secara esensial maknanya sangat besar. Ini menunjukkan kesadaran kita bahwa sesuatu yang besar selalu diawali dari langkah-langkah kecil,” ungkapnya.
Musahadi menilai keberadaan mahasiswa baru menjadi salah satu fondasi penting bagi keberlangsungan perguruan tinggi. Karena itu, sistem penerimaan mahasiswa perlu terus diperkuat dan disesuaikan dengan perkembangan zaman.
Apalagi, karakter calon mahasiswa saat ini telah berubah. Perkembangan teknologi dan pola pikir Generasi Z membuat kampus perlu mengubah pendekatan dalam promosi dan rekrutmen.
“Kita tidak bisa lagi bekerja dengan konsep business as usual. Cara berpikir dan strategi kita harus berubah mengikuti perkembangan zaman. Kita harus menemukan formula yang tepat untuk menjangkau calon mahasiswa sesuai dengan karakter dan kebutuhan generasi saat ini,” tegasnya.
Rektor meminta tim admisi memperkuat konsolidasi dan melakukan pemetaan sasaran secara lebih terarah. Strategi penerimaan mahasiswa baru juga perlu terus dibahas agar dapat menjangkau calon mahasiswa secara efektif.
Persiapan tersebut ditujukan untuk menghadapi penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2027.
“Pertaruhan kita ada di tahun 2027. Persiapannya harus dimulai dari sekarang, dan saya yakin kita mampu meraih hasil terbaik,” tuturnya sebelum secara resmi membuka Kantor Admisi UIN Walisongo Semarang.
Peresmian Kantor Admisi kemudian dilanjutkan dengan doa bersama. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus harapan agar kantor baru itu dapat meningkatkan kualitas layanan penerimaan mahasiswa.
Doa juga dipanjatkan oleh perwakilan wali mahasiswa asing sebagai simbol kebersamaan dalam keberagaman.
Rangkaian acara ditutup dengan pemotongan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur atas diresmikannya Kantor Admisi UIN Walisongo Semarang.



Komentar menggunakan bahasa sopan dan tidak mengandung unsur SARA. Redaksi berhak mengedit komentar apabila kurang layak tayang.