Queenzha Khayraanis Sivgiya mahasiswa Unpad. Foto Unpad.
Bandung, EDUKASIA.ID - Usianya baru 15 tahun, tetapi Queenzha Khayraanis Sivgiya sudah resmi menyandang status mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad).
Ia tercatat sebagai mahasiswa termuda Unpad pada penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027.
Queenzha diterima di Fakultas Kedokteran Gigi Unpad. Di usia yang masih belia, ia kini bersiap menjalani kehidupan baru sebagai mahasiswa sekaligus mengembangkan kemampuan di lingkungan kampus.
Impian berkuliah di Unpad ternyata sudah dipasang Queenzha sejak duduk di bangku SMA. Program akselerasi yang dijalaninya membuat masa pendidikannya dapat ditempuh lebih cepat.
“Saya memang sudah menargetkan masuk Unpad sejak awal SMA. Alhamdulillah sekarang cita-cita itu bisa terwujud,” ujar Queenzha.
Sebagai mahasiswa baru, Queenzha mulai beradaptasi dengan suasana perkuliahan. Salah satu pengalaman pertamanya datang melalui kegiatan PAMUKA 2026 yang berlangsung pada Rabu, 8 Mei 2026.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk mengenal lingkungan Unpad sekaligus berkenalan dengan mahasiswa dari berbagai fakultas.
“Pengalaman pertama mengikuti Pamuka sangat menyenangkan dan berkesan. Saya jadi lebih mengenal lingkungan kampus, bertemu teman-teman baru dari berbagai fakultas, serta mulai merasakan suasana sebagai mahasiswa Unpad,” katanya.
Dari sejumlah materi yang diberikan dalam PAMUKA, sesi Mengenal Jati Diri Unpad menjadi bagian yang paling membekas bagi Queenzha.
Sesi tersebut membuatnya semakin memahami pentingnya mengenali potensi diri sekaligus membangun karakter sebagai mahasiswa Unpad.
Tak hanya soal budaya dan kehidupan kampus, PAMUKA juga memperkenalkannya dengan berbagai fasilitas dan layanan yang dapat digunakan mahasiswa selama menempuh pendidikan.
Ke depan, Queenzha ingin memanfaatkan berbagai peluang yang tersedia di kampus. Ia berencana mengikuti organisasi kemahasiswaan dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).
Keinginan itu juga menjadi pengalaman baru bagi Queenzha. Saat SMA, ia belum sempat aktif berorganisasi lantaran harus fokus menjalani program akselerasi.
“Selama SMA saya belum sempat mengikuti organisasi karena fokus pada kelas akselerasi. Di Unpad saya ingin mencoba aktif di organisasi dan UKM agar bisa menambah relasi sekaligus memperluas wawasan,” kata Queenzha.
Bagi Queenzha, kehidupan kampus bukan hanya tentang mengejar prestasi akademik. Ia ingin menjadikan masa kuliah sebagai kesempatan untuk terus mengembangkan kemampuan, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik.
Ia juga berpesan kepada calon mahasiswa lainnya agar tidak mudah meragukan kemampuan diri sendiri ketika mengejar cita-cita.
“Jangan pikirkan apa yang orang bilang karena apa pun yang kamu lakukan, percayalah bahwa kamu sudah memberikan yang terbaik,” pesannya.



Komentar menggunakan bahasa sopan dan tidak mengandung unsur SARA. Redaksi berhak mengedit komentar apabila kurang layak tayang.