Jakarta, EDUKASIA.ID - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) akan membuka seleksi Guru dan Tenaga Kependidikan untuk Sekolah Indonesia di Luar Negeri (SILN).
Rekrutmen juga mencakup Pendidik Tetap Community Learning Center (CLC).
Informasi tersebut disampaikan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Kemendikdasmen melalui kanal resmi Instagram @ditjen.gtk.kemdikbud.
Kesempatan ini terbuka bagi masyarakat yang ingin mengajar sekaligus memberikan layanan pendidikan kepada warga negara Indonesia di luar negeri. Guru dan tenaga kependidikan yang terpilih nantinya akan ditempatkan di satuan pendidikan Indonesia yang berada di luar negeri.
Saat ini terdapat 13 SILN yang tersebar di sembilan negara. Lokasinya berada di Den Haag, Kairo, Riyadh, Jeddah, Makkah, Yangon, Bangkok, Kuala Lumpur, Singapura, Johor Bahru, Tokyo, Kinabalu, dan Davao.
Keberadaan SILN menjadi salah satu sarana untuk memastikan anak-anak Indonesia di luar negeri tetap mendapatkan layanan pendidikan yang terhubung dengan sistem pendidikan nasional.
Jumlah CLC saat ini mencapai 302 unit. Sebanyak 240 CLC berada di Sabah dan 62 lainnya tersebar di Sarawak.
Melalui layanan tersebut, pemerintah berupaya memastikan anak-anak Indonesia yang berada di kawasan perkebunan di Malaysia tetap memperoleh akses pendidikan.
Guru dan tenaga kependidikan yang nantinya lolos seleksi akan memiliki tugas penting dalam menjaga keberlangsungan layanan pendidikan bagi anak-anak Indonesia di luar negeri.
Calon peserta diminta menunggu informasi resmi terkait pembukaan seleksi. Pengumuman berikutnya akan menjadi acuan bagi masyarakat yang ingin mendaftar.
Ditjen GTK juga mengimbau calon peserta untuk rutin memantau kanal dan laman resmi Kemendikdasmen agar tidak tertinggal informasi mengenai tahapan rekrutmen.
Bagi yang berminat, kesempatan ini dapat menjadi jalur untuk mengembangkan pengalaman mengajar sekaligus mengambil bagian dalam memberikan layanan pendidikan bagi warga negara Indonesia di luar negeri.
Informasi tersebut disampaikan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Kemendikdasmen melalui kanal resmi Instagram @ditjen.gtk.kemdikbud.
Kesempatan ini terbuka bagi masyarakat yang ingin mengajar sekaligus memberikan layanan pendidikan kepada warga negara Indonesia di luar negeri. Guru dan tenaga kependidikan yang terpilih nantinya akan ditempatkan di satuan pendidikan Indonesia yang berada di luar negeri.
Mengenal SILN
SILN merupakan sekolah yang memberikan layanan pendidikan bagi anak-anak Indonesia yang tinggal di berbagai negara. Sistem pendidikannya tetap mengacu pada kurikulum nasional Indonesia.Saat ini terdapat 13 SILN yang tersebar di sembilan negara. Lokasinya berada di Den Haag, Kairo, Riyadh, Jeddah, Makkah, Yangon, Bangkok, Kuala Lumpur, Singapura, Johor Bahru, Tokyo, Kinabalu, dan Davao.
Keberadaan SILN menjadi salah satu sarana untuk memastikan anak-anak Indonesia di luar negeri tetap mendapatkan layanan pendidikan yang terhubung dengan sistem pendidikan nasional.
Ada Juga Seleksi Pendidik Tetap CLC
Selain SILN, seleksi juga menyasar Pendidik Tetap CLC. Community Learning Center merupakan pusat layanan belajar bagi warga Indonesia yang berada di kawasan perkebunan atau ladang di Sabah dan Sarawak, Malaysia.Jumlah CLC saat ini mencapai 302 unit. Sebanyak 240 CLC berada di Sabah dan 62 lainnya tersebar di Sarawak.
Melalui layanan tersebut, pemerintah berupaya memastikan anak-anak Indonesia yang berada di kawasan perkebunan di Malaysia tetap memperoleh akses pendidikan.
Guru dan tenaga kependidikan yang nantinya lolos seleksi akan memiliki tugas penting dalam menjaga keberlangsungan layanan pendidikan bagi anak-anak Indonesia di luar negeri.
Formasi dan Jadwal Belum Diumumkan
Meski rencana seleksi sudah disampaikan, Ditjen GTK belum merilis secara lengkap formasi, persyaratan, jadwal, maupun mekanisme pendaftaran.Calon peserta diminta menunggu informasi resmi terkait pembukaan seleksi. Pengumuman berikutnya akan menjadi acuan bagi masyarakat yang ingin mendaftar.
Ditjen GTK juga mengimbau calon peserta untuk rutin memantau kanal dan laman resmi Kemendikdasmen agar tidak tertinggal informasi mengenai tahapan rekrutmen.
Bagi yang berminat, kesempatan ini dapat menjadi jalur untuk mengembangkan pengalaman mengajar sekaligus mengambil bagian dalam memberikan layanan pendidikan bagi warga negara Indonesia di luar negeri.




Komentar menggunakan bahasa sopan dan tidak mengandung unsur SARA. Redaksi berhak mengedit komentar apabila kurang layak tayang.