Peserta pelatihan bahan ajar berbasi AI yang dihelat Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PERGUNU) bersama Universitas Semarang (USM), Sabtu 24 Oktober 2026. Foto ist.
Semarang. EDUKASIA.ID - Materi pelajaran yang selama ini tersimpan dalam dokumen dapat diolah menjadi beragam bentuk sumber belajar, mulai dari infografis, peta pikiran, podcast hingga kuis digital. Pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk mengembangkan bahan ajar tersebut menjadi fokus pelatihan yang digelar Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PERGUNU) bersama Universitas Semarang (USM), Sabtu 24 Oktober 2026.
Pelatihan bertema Transformasi Sumber Belajar Konvensional menjadi Sumber Belajar Cerdas, Interaktif, dan Personal dengan NotebookLM itu berlangsung di Kampus USM, Semarang, dan diikuti puluhan guru NU dari berbagai daerah.
Sekretaris Komisi E DPRD Jawa Tengah, H. Zainudin, dalam sambutan pembukaan menekankan pentingnya penguasaan teknologi oleh guru NU tanpa meninggalkan tradisi keilmuan pesantren.
“Guru NU tidak boleh tertinggal. Tradisi keilmuan pesantren harus kita jaga, tapi teknologi harus kita kuasai. Pelatihan seperti ini adalah ikhtiar nyata untuk mencerdaskan anak bangsa,” ujar Zainudin.
Pelatihan menghadirkan dua pemateri, yakni Dr. Zaiful Hadi, M.Kom., Direktur Sistem Informasi sekaligus Direktur USM TV Universitas Semarang, dan A. Taufik, S.Pd.I., M.Pd., trainer Artificial Intelligence dan Innovative Immersive Technologies for Education dari Flinders University, Australia.
Zaiful membahas pengenalan NotebookLM, pengelolaan sumber data, serta pemanfaatannya untuk kebutuhan akademik. Materi ini menjadi dasar bagi peserta untuk memahami cara menggunakan platform tersebut dalam mengembangkan bahan pembelajaran.
Selanjutnya, Taufik mendemonstrasikan cara mengolah materi menjadi berbagai format konten. Fitur yang diperkenalkan meliputi slide deck, mind map, infografis, Audio Overview berbentuk podcast, Video Overview, kuis, flash card, dan tabel data untuk keperluan penilaian.
Materi yang semula disajikan dalam dokumen dengan demikian dapat dikembangkan menjadi sumber belajar dengan format berbeda. Guru bisa mengeksplorasi pilihan penyajian materi sesuai kebutuhan pembelajaran, tidak terbatas pada teks atau presentasi konvensional.
Melalui pelatihan ini, PERGUNU dan USM mendorong guru NU untuk lebih mengenal dan mengeksplorasi penggunaan AI dalam menyiapkan bahan ajar. Penguasaan teknologi diharapkan dapat memperluas pilihan guru dalam menyampaikan materi sekaligus mendukung pembelajaran yang lebih variatif.





Komentar menggunakan bahasa sopan dan tidak mengandung unsur SARA. Redaksi berhak mengedit komentar apabila kurang layak tayang.