BIB 2026 Resmi Dibuka, Pendaftaran hingga 31 Mei

Arifah
0

Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026

EDUKASIA.ID - Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026 resmi dibuka. Pendaftaran program hasil kolaborasi Kementerian Agama dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) ini berlangsung hingga 31 Mei 2026 untuk jenjang sarjana, magister, hingga doktor, baik di dalam maupun luar negeri.

Berikut jadwal Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026:

  • Pendaftaran: 1 April - 31 Mei 2026
  • Seleksi administrasi: 1 - 15 Juni 2026
  • Pengumuman hasil administrasi: 16 Juni 2026
  • Masa sanggah: 17 - 18 Juni 2026
  • Pengumuman hasil masa sanggah: 22 Juni 2026
  • Seleksi skolastik: 25 - 29 Juni 2026
  • Pengumuman hasil skolastik: 1 Juli 2026
  • Seleksi wawancara: 3 - 30 Juli 2026
  • Pengumuman kelulusan: 27 Juli 2026
  • Orientasi calon penerima beasiswa: Agustus 2026
Tahun ini, BIB hadir dengan skema yang lebih fleksibel, terutama bagi lulusan pendidikan keagamaan, termasuk madrasah. Perubahan utama ada pada syarat pendaftaran kategori Alumni Pendidikan Keagamaan binaan Kementerian Agama.

Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (PUSPENMA) Kementerian Agama, Ruchman Basori, mengatakan secara umum skema dan jenis beasiswa tidak banyak berubah dibanding tahun sebelumnya. Namun, ada pelonggaran syarat yang memberi ruang lebih luas bagi alumni madrasah.

“Tahun ini ada pelonggaran syarat bagi kategori Alumni Pendidikan Keagamaan. keluarga besar Kemenag. Jika sebelumnya harus linear langsung dari jenjang sebelumnya di lembaga pendidikan keagamaan, kini diperbolehkan meloncat satu tingkat di bawahnya ke belakang,” ujar Ruchman di Jakarta, Kamis, 23 April 2026.

Dengan skema baru ini, pelamar program magister (S2) tetap bisa mendaftar meski merupakan lulusan Perguruan Tinggi Umum (PTU), asalkan memiliki latar belakang Madrasah Aliyah (MA) atau sederajat, baik negeri maupun swasta di bawah binaan Kemenag.

“Begitu juga untuk pelamar program sarjana (S1), tidak harus berasal dari MA, selama dia lulusan madrasah pada jalur pendidikan sebelumnya seperti Madrasah Tsanawiyah (MTs), negeri atau swasta. Ini untuk memastikan lebih banyak alumni madrasah bisa terakomodasi dalam program BIB,” jelasnya.

Kebijakan tersebut diambil untuk memperluas akses bagi lulusan madrasah yang melanjutkan pendidikan di kampus umum agar tetap memiliki peluang mendapatkan beasiswa.

Pada 2026, BIB menyediakan sejumlah program beasiswa gelar, mulai dari beasiswa unggulan keagamaan, double degree, pesantren, targeted, hingga akselerasi. Pelamar juga diberi kebebasan memilih program studi umum, termasuk bidang teknik, di perguruan tinggi yang menjadi mitra kementerian terkait.

Selain syarat administratif, Ruchman menekankan pentingnya kesiapan akademik dan mental para pendaftar. Salah satu indikator yang diperhatikan adalah Indeks Prestasi Kumulatif (IPK).

“Studi lanjut itu penuh tantangan, jadi selain memenuhi syarat administratif, yang tidak kalah penting adalah kesiapan mental dan daya juang. Tidak boleh mudah menyerah,” tegasnya.

Melalui skema yang lebih inklusif ini, BIB diharapkan dapat menjangkau lebih banyak talenta muda dari lingkungan pendidikan keagamaan untuk melanjutkan studi dan berkontribusi dalam pembangunan bangsa.

Informasi lengkap mengenai persyaratan, jadwal, dan daftar perguruan tinggi tujuan dapat diakses melalui portal resmi BIB.

Posting Komentar

0 Komentar

Komentar menggunakan bahasa sopan dan tidak mengandung unsur SARA. Redaksi berhak mengedit komentar apabila kurang layak tayang.

Posting Komentar (0)
aio

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Ok, Go it!
To Top