UIN Siber Cirebon Siapkan Kampus Baru di Indramayu

Arifah
0

Seminar Penguatan Program Prioritas Menuju UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Unggul dan Berdampak Global yang digelar Jumat, 10 April 2026. Foto Kemenag.

Cirebon. EDUKASIA.ID - Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon terus mendorong percepatan program prioritas kampus.

Hal ini ditegaskan dalam Seminar Penguatan Program Prioritas Menuju UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Unggul dan Berdampak Global yang digelar Jumat, 10 April 2026.

Dalam kesempatan itu, Rektor UIN Siber Cirebon, Prof. Aan Jaelani, menekankan bahwa capaian kampus tidak hanya sebatas administratif, tetapi juga harus memberi dampak nyata bagi masyarakat.

“Komitmen kita tidak hanya pada capaian administratif, tetapi juga pada dampak nyata bagi masyarakat. UIN Siber harus menjadi kampus unggul yang memberi kontribusi global,” tambahnya.

Ia menjelaskan, fokus program prioritas meliputi penguatan tridarma perguruan tinggi yang terintegrasi dengan 17 Sustainable Development Goals (SDGs), pengembangan ekoteologi, penguatan tata kelola PPID, hingga peningkatan publikasi ilmiah bereputasi internasional.

Di sisi lain, kampus juga tengah menyiapkan pengembangan fisik melalui pembangunan Kampus II di Kabupaten Indramayu sebagai bagian dari strategi ekspansi kelembagaan.

“Untuk pengembangan Kampus II, kita mendapatkan hibah tanah dari Pemkab Indramayu yang direncanakan tahap awal seluas 5 hektare dan tahap kedua 10 hektare pada tahun 2026,” jelasnya.

Tak hanya itu, dukungan pemerintah juga sebelumnya telah diterima dari Pemprov Jawa Barat dalam bentuk hibah lahan.

“Sebelumnya, kita juga telah memiliki hibah dari Pemprov Jawa Barat tahun 2020 senilai Rp10 miliar yang telah direalisasikan dalam bentuk lahan seluas 4,9 hektare,” sambung Prof Aan Jaelani.

Pengembangan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerataan akses pendidikan tinggi berbasis digital di wilayah Cirebon dan sekitarnya, sekaligus memperkuat posisi kampus di tingkat global.

Seminar ini turut menghadirkan Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), Prof. Sahiron, sebagai narasumber. Ia menilai perkembangan UIN Siber Cirebon cukup pesat dan memberi kontribusi besar dalam dunia pendidikan.

“Perkembangan UIN Siber sangat pesat dan memberikan kontribusi besar dalam mencerdaskan bangsa, khususnya melalui digitalisasi pendidikan. Ini harus terus diperkuat,” ungkapnya.

Menurutnya, peningkatan kualitas publikasi ilmiah menjadi hal penting, terutama jurnal yang terindeks internasional seperti Scopus.

“Jangan menunggu terlalu lama. Proses pengelolaan jurnal harus dipercepat dan dikelola secara profesional. Ini menjadi kunci pengakuan internasional,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya integrasi keilmuan berbasis pendekatan metodis, substansial, dan etis, termasuk pengembangan ilmu keislaman yang relevan dengan teknologi.

“Ke depan, kita harus mampu menghadirkan inovasi, bahkan hingga pada integrasi ilmu keislaman dengan teknologi. Ini menjadi ciri khas PTKIN yang tidak dimiliki perguruan tinggi lain,” jelasnya.

Sementara itu, inisiator kegiatan, Edy Setyawan, menyebut seminar ini menjadi momentum strategis untuk menyamakan persepsi dan memperkuat komitmen seluruh sivitas akademika.

“Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antarunit dalam mewujudkan visi besar UIN Siber sebagai kampus unggul dan berdampak global,” ujarnya.

Posting Komentar

0 Komentar

Komentar menggunakan bahasa sopan dan tidak mengandung unsur SARA. Redaksi berhak mengedit komentar apabila kurang layak tayang.

Posting Komentar (0)
aio

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Ok, Go it!
To Top