
Siswa MI Miftahul Akhlaqiyah mengantri untuk mendapatkan cek kesehatan dari petugas Puskesmas Tambakaji. Foto ist.
Semarang. EDUKASIA.ID - Sebagai upaya membangun budaya hidup sehat di lingkungan sekolah, MI Miftahul Akhlaqiyah Tambakaji Ngaliyan Semarang menggandeng UPTD Puskesmas Tambakaji, memeriksa kesehatan ratusan siswa, di gedung Madrasah, Selasa 12 Mei 2026.
Kepala MI Miftahul Akhlaqiyah, H. Rif’an Ulil Huda, mengatakan pemeriksaan kesehatan rutin menjadi bagian penting dalam mendukung proses belajar siswa di madrasah.
“Kesehatan anak harus menjadi perhatian bersama. Ketika siswa sehat, mereka bisa belajar dengan lebih nyaman, aktif, dan fokus di kelas,” ujarnya.
Karena itu, sambung Rif'an, pihaknya rutin berkolaborasi dengan Puskesmas Tambakaji agar kondisi kesehatan siswa dapat dipantau sejak dini.
Tim medis Puskesmas Tambakaji melakukan pemeriksaan kesehatan gigi bagi siswa kelas 1 hingga 6.
Selain itu, petugas juga memeriksa kebersihan kuku dan telinga siswa sebagai bagian dari edukasi kebersihan diri sejak usia dini.
Tak hanya pemeriksaan dasar, siswa kelas 4 juga mengikuti pengukuran kebugaran jasmani untuk mengetahui kondisi fisik dan aktivitas olahraga mereka. Sementara siswa kelas 5 mendapat vitamin gigi guna menjaga kesehatan gigi anak usia sekolah.
Seluruh siswa turut menerima obat cacing dan edukasi mengenai pentingnya menjaga pola hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Rif'an menjelaskan, pendidikan di madrasah tidak hanya berfokus pada aspek akademik dan keagamaan, tetapi juga pembiasaan hidup bersih dan sehat.
“Kami ingin anak-anak terbiasa menjaga kebersihan diri, mulai dari kesehatan gigi, kebersihan kuku, hingga pola hidup sehat sehari-hari. Kebiasaan sederhana seperti ini penting ditanamkan sejak usia dasar,” pungkasnya.
Selain itu, petugas juga memeriksa kebersihan kuku dan telinga siswa sebagai bagian dari edukasi kebersihan diri sejak usia dini.
Tak hanya pemeriksaan dasar, siswa kelas 4 juga mengikuti pengukuran kebugaran jasmani untuk mengetahui kondisi fisik dan aktivitas olahraga mereka. Sementara siswa kelas 5 mendapat vitamin gigi guna menjaga kesehatan gigi anak usia sekolah.
Seluruh siswa turut menerima obat cacing dan edukasi mengenai pentingnya menjaga pola hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Rif'an menjelaskan, pendidikan di madrasah tidak hanya berfokus pada aspek akademik dan keagamaan, tetapi juga pembiasaan hidup bersih dan sehat.
“Kami ingin anak-anak terbiasa menjaga kebersihan diri, mulai dari kesehatan gigi, kebersihan kuku, hingga pola hidup sehat sehari-hari. Kebiasaan sederhana seperti ini penting ditanamkan sejak usia dasar,” pungkasnya.




Komentar menggunakan bahasa sopan dan tidak mengandung unsur SARA. Redaksi berhak mengedit komentar apabila kurang layak tayang.