Diuji Ilmuwan Halal Malaysia, Anis Fittria Raih Gelar Doktor UIN Walisongo

Redaksi
0
Anis Fittria berfoto bersama tim promotor dan penguji usai mempertahankan disertasi doktor tentang jaminan produk halal dalam sidang terbuka Pascasarjana UIN Walisongo Semarang, Kamis 16 April 2026. Foto ist.

Semarang. EDUKASIA.ID – Anis Fittria resmi meraih gelar doktor bidang Hukum Islam di Pascasarjana UIN Walisongo Semarang setelah berhasil mempertahankan disertasinya dalam ujian terbuka promosi doktor, Kamis 16 April 2026.

Sidang terbuka tersebut menjadi istimewa karena Anis tidak hanya diuji akademisi dalam negeri, tetapi juga mendapat pertanyaan dan masukan dari ilmuwan halal asal Malaysia.

Penguji eksternal yang hadir adalah Bethania Kartika dari International Institute for Halal Research and Training (INHART) Malaysia. Kehadirannya memberi perspektif internasional terhadap tata kelola halal dan implementasi kebijakan negara dalam ekosistem halal global.

Dalam sidang yang dipimpin Rektor UIN Walisongo, Prof. Musahadi itu, Anis mempertahankan disertasi berjudul “Dinamika Peran Negara dalam Jaminan Produk Halal Jasa Penyembelihan Hewan di Jawa Tengah.”

Riset tersebut menyoroti peran negara dalam menjamin kehalalan produk pada sektor jasa penyembelihan hewan, yang merupakan bagian penting dari rantai pasok produk halal.

Dalam pemaparannya, Anis menjelaskan bahwa penelitian tersebut bertujuan menganalisis peran negara dalam penyelenggaraan Jaminan Produk Halal (JPH) di Indonesia.

“Penelitian ini bertujuan menganalisis peran negara dalam penyelenggaraan Jaminan Produk Halal di Indonesia, mengkaji dinamika implementasi regulasi JPH pada jasa penyembelihan hewan di Jawa Tengah, serta menilai efektivitas hukum dari kebijakan tersebut,” jelas Anis dalam sidang terbuka.

Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa peran negara dalam sistem JPH tidak sekadar bersifat administratif. Negara memiliki tanggung jawab konstitusional sekaligus peran strategis dalam memperkuat posisi Indonesia di tengah berkembangnya ekonomi halal dunia.

Menurut Anis, terjadi pergeseran peran negara dari fungsi yang semula lebih informatif menuju fungsi regulatif dan institusional yang semakin kuat.

Meski demikian, implementasi kebijakan di lapangan masih menghadapi sejumlah tantangan.

“Implementasi di lapangan masih menghadapi sejumlah tantangan, antara lain disharmonisasi regulasi, keterbatasan kapasitas kelembagaan, ketimpangan fasilitas penyembelihan halal, serta rendahnya kesadaran hukum sebagian pelaku usaha,” paparnya.

Temuan tersebut mendapat apresiasi dari tim penguji. Disertasi Anis dinilai memberikan kontribusi bagi pengembangan kajian hukum Islam kontemporer, khususnya terkait jaminan produk halal dan tata kelola kebijakan publik.

Kehadiran penguji dari Malaysia juga mempertegas bahwa isu halal tidak lagi menjadi persoalan domestik semata. Tata kelola halal kini menjadi bagian penting dari perdagangan dan industri global yang terus berkembang.

Dengan kelulusannya, Anis Fittria resmi menyandang gelar doktor bidang Hukum Islam dari UIN Walisongo Semarang.

Posting Komentar

0 Komentar

Komentar menggunakan bahasa sopan dan tidak mengandung unsur SARA. Redaksi berhak mengedit komentar apabila kurang layak tayang.

Posting Komentar (0)

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Ok, Go it!
To Top