Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Resmi Dibuka, Catat Jadwalnya

Arifah
0
Ilustrasi. Foto Freepik.

Jakarta. EDUKASIA.ID - Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) resmi membuka pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II 2026.

Pendaftaran dibuka mulai 30 Juni hingga 31 Juli 2026 untuk berbagai program beasiswa di dalam maupun luar negeri.

Pada seleksi kali ini, LPDP kembali membuka dua program utama, yaitu Beasiswa STEM Industri Strategis dan Beasiswa SHARE (Social, Humanities, Arts for People, Religious Studies, Economics).

Selain itu, tersedia juga Beasiswa Akselerasi Universitas Unggulan, Beasiswa Keolahragaan, dan Beasiswa Talenta Riset dan Inovasi Nasional jalur Doctor by Research.

Direktur Utama LPDP Yon Arsal mengatakan pemerintah akan memperbesar alokasi beasiswa untuk bidang STEM dan industri strategis.

“Kita peningkatan STEM bergerak terus pada 2025 itu 66 sampai 69 persen, 2026 di 74 persen. Kita akan coba sampai minimal 80 persen ke STEM dan STEM related” ujar Yon Arsal di hadapan puluhan awak media di Gedung Djuanda Kementerian Keuangan.

Bidang STEM yang diprioritaskan meliputi:

- Pangan
- Energi
- Pertahanan
- Digitalisasi, AI, dan semikonduktor
- Kesehatan
- Hilirisasi
- Maritim
- Manufaktur dan material maju
- Kewirausahaan serta industri kreatif

Sementara bidang SHARE tetap dibuka untuk ilmu sosial, ekonomi, pendidikan, budaya, kebijakan publik, hingga keagamaan.

Aturan Baru Beasiswa LPDP Tahap II 2026

LPDP juga mengumumkan sejumlah perubahan aturan yang dinilai memudahkan calon pendaftar, di antaranya:

- Pendaftar afirmasi tujuan dalam negeri tetap tidak wajib memiliki sertifikat bahasa Inggris.
- Pendaftar afirmasi tujuan luar negeri yang sudah memiliki LoA Unconditional tidak wajib melampirkan sertifikat bahasa Inggris.
- Pendaftar yang belum memiliki LoA Unconditional bisa menggunakan sertifikat bahasa Inggris dari pusat bahasa perguruan tinggi.
- Untuk tujuan luar negeri, pendaftar umum kini juga bisa menggunakan sertifikat Duolingo.
- Putra-putri Papua tetap tidak diwajibkan memenuhi syarat IPK minimal maupun kemampuan bahasa Inggris.

Selain itu, jumlah universitas unggulan yang dapat dipilih juga bertambah.

Semula hanya 17 universitas, kini menjadi 31 universitas. Sebanyak 17 universitas dapat dipilih untuk semua program studi, sedangkan 14 universitas tambahan dikhususkan bagi program STEM.

Hingga 31 Mei 2026, LPDP mengelola Dana Abadi Pendidikan sebesar Rp180,81 triliun.

Sejak berdiri pada 2013, LPDP telah melahirkan 58.749 penerima beasiswa. Dari jumlah itu, 34.334 orang telah lulus, sementara 18.728 lainnya masih menempuh pendidikan.

Pada Seleksi Beasiswa LPDP Tahap I 2026, sebanyak 2.753 peserta dinyatakan lolos seleksi substansi dari total 32.794 pendaftar. Jumlah peminat juga meningkat 33,22 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

LPDP mengingatkan bahwa beasiswa yang diberikan berasal dari dana publik sehingga setiap penerima diharapkan dapat kembali memberikan kontribusi bagi pembangunan Indonesia setelah menyelesaikan studi.

Posting Komentar

0 Komentar

Komentar menggunakan bahasa sopan dan tidak mengandung unsur SARA. Redaksi berhak mengedit komentar apabila kurang layak tayang.

Posting Komentar (0)

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Ok, Go it!
To Top