Ngaji Tafsir Al-Ibriz Kiai Masduqi: Al-Qur'an Jadi Petunjuk bagi Orang-Orang yang Berbuat Baik

Redaksi
0
Tafsir Surah Luqman ayat 1–19 tentang ciri orang muksin, pentingnya shalat, zakat, berbakti kepada orang tua, serta menjauhi kesombongan. Foto Yotube Pondok Perak.

Semarang, EDUKASIA.ID – Al-Qur'an diturunkan sebagai petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang berbuat kebaikan (al-muhsinin). Pesan itu disampaikan KH Ahmad Masduqi Abdurrahman Al-Hafidz saat mengisi pengajian rutin Tafsir Al-Ibriz di Pondok Pesantren Putra Putri Roudhotu Tahfidzil Qur'an Perak, Jombang, Jumat, 17 Juli 2026.

Dalam kajian tersebut, Kiai Masduqi mengulas Surah Luqman ayat 1–19 menggunakan kitab Tafsir Al-Ibriz karya KH Bisri Mustofa.

Kyai berusia 85 tahun itu menjelaskan ciri-ciri orang berbuat baik, pentingnya menjaga shalat dan zakat, larangan syirik, kewajiban berbakti kepada orang tua, hingga adab dalam kehidupan bermasyarakat.

Menjaga Shalat dan Menunaikan Zakat


Di hadapan ratusan jemaah, Kiai Masduqi menerangkan bahwa salah satu tanda utama orang-orang muksin ialah istiqamah menjalankan shalat lima waktu serta menunaikan zakat.

Beliau menekankan pentingnya menjaga shalat wajib, terutama dengan berjemaah, karena membawa keberkahan bagi diri sendiri maupun lingkungan.

"Wong nek iso ngelakoni sembahyang lima waktu iku ora oleh mlebu neroko... sing apik jemaah (Orang yang mampu menjalankan shalat lima waktu tidak akan masuk neraka... dan yang paling utama adalah dilaksanakan secara berjemaah)," ujar Kiai Masduqi.

Beliau juga mengingatkan agar zakat disalurkan kepada golongan yang benar-benar berhak menerimanya.

Menurutnya, membersihkan harta melalui zakat tidak akan mengurangi rezeki, justru menjadi jalan bertambahnya nikmat yang diberikan Allah SWT.

Larangan Syirik dan Pentingnya Berbakti kepada Orang Tua


Memasuki pembahasan wasiat Luqman kepada putranya, Kiai Masduqi menjelaskan bahwa pesan pertama yang ditekankan Al-Qur'an ialah larangan menyekutukan Allah SWT.

Syirik, menurut beliau, merupakan kezaliman yang sangat besar sehingga harus dijauhi oleh setiap muslim.

Setelah menanamkan tauhid, Al-Qur'an memerintahkan setiap anak agar berbakti kepada kedua orang tua, terutama ibu yang telah mengandung dan menyusui dengan penuh pengorbanan.

Kiai Masduqi mengingatkan agar jangan sampai seseorang durhaka kepada orang tuanya apabila menginginkan keselamatan dunia dan akhirat.

Jangan Sombong dan Jaga Cara Berbicara


Pada bagian akhir pembahasan Surah Luqman, Kiai Masduqi menerangkan larangan bersikap sombong dalam kehidupan sehari-hari.

Beliau menjelaskan bahwa seorang muslim diperintahkan berjalan dengan rendah hati, tidak membanggakan diri, serta menjaga tutur kata.

"Gusti Allah iku ora demen saben-saben wong sing akeh laute (Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong dan membanggakan diri).," tutur Kiai Masduqi.

Beliau kemudian mengingatkan jemaah agar berbicara dengan baik dan tidak meninggikan suara tanpa alasan.

Ambil Peran di Majelis Ilmu


Di sela-sela kajian, Kiai Masduqi mengajak para jemaah bersyukur karena diberi kesempatan menghadiri majelis ilmu.

Beliau mengutip pesan Rasulullah SAW agar setiap muslim memiliki peran dalam majelis ilmu, baik sebagai orang yang mengajar, belajar, mendengarkan, maupun mencintai ilmu.

"Kanjeng Nabi dawuh: kun aliman (jadilah orang alim), au mutaaliman (atau orang yang belajar), au mustamian (atau orang yang mendengarkan), au muhiban (atau orang yang mencintai ilmu). Ojo dadi wong nomor lima, yo ora ngaji, yo ora ngerungokno, yo ora seneng... mesti dadi wong rusak dunya akhirat (Jangan menjadi golongan yang kelima, yakni tidak mau mengaji, tidak mau mendengarkan pengajian, dan tidak mencintai ilmu. Orang seperti itu akan celaka di dunia maupun di akhirat)," pesan Kiai Masduqi.

Kajian Tafsir Al-Ibriz yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube Pondok Perak tersebut ditutup dengan pelaksanaan shalat berjemaah serta doa bersama untuk keselamatan, keberkahan hidup, dan kemudahan bagi umat Islam yang sedang berikhtiar menuju Tanah Suci.

Posting Komentar

0 Komentar

Komentar menggunakan bahasa sopan dan tidak mengandung unsur SARA. Redaksi berhak mengedit komentar apabila kurang layak tayang.

Posting Komentar (0)

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Ok, Go it!
To Top