F.A. Elfaroby Ismail, santri Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas sekaligus siswa MAN 3 Jombang, meraih Juara 1 Kejuaraan Silat tingkat Kabupaten Jombang. Foto ist.
Jombang. EDUKASIA.ID – Prestasi membanggakan kembali diraih kalangan santri. F.A. Elfaroby Ismail, santri Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas yang juga tercatat sebagai siswa kelas XII MAN 3 Jombang, berhasil meraih Juara 1 kategori remaja putra pada Kejuaraan Silat tingkat Kabupaten Jombang, Minggu 26 Juli 2026
Capaian tersebut menjadi bukti bahwa santri mampu mengembangkan potensi di berbagai bidang.
Selain menempuh pendidikan di pesantren dan madrasah, mereka juga mampu bersaing dalam ajang olahraga.
Atas prestasi itu, Dr. KH. Ismail SM, M.Ag. menyampaikan rasa syukur sekaligus ucapan selamat kepada putranya yang akrab disapa Oby.
"Alhamdulillah, selamat dan sukses untuk Dik Oby atas prestasi Juara 1 remaja putra Kejuaraan Silat tingkat Kabupaten Jombang," ujarnya.
Namun, menurut KH. Ismail, kemenangan bukanlah tujuan akhir. Prestasi justru harus menjadi sarana membentuk karakter yang lebih baik.
"Tetap semangat, jaga hati, tawadhu, tidak sombong," pesannya.
Ia berharap putranya terus mengembangkan kemampuan, baik dari sisi fisik, intelektual, maupun spiritual.
"Kuat jasmani dan rohani, ilmu serta akhlak," lanjutnya.
Diingatkannya bahwa pesan tersebut selaras dengan ajaran Rasulullah SAW tentang pentingnya menjadi pribadi yang kuat.
Ia mengutip hadis Nabi Muhammad SAW:
الْمُؤْمِنُ الْقَوِيُّ خَيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَى اللهِ مِنَ الْمُؤْمِنِ الضَّعِيْفِ
"Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah." (HR. Muslim)
Menurutnya, kekuatan yang dimaksud dalam hadis tidak sebatas kekuatan fisik. Seorang pelajar dan santri juga perlu memiliki kekuatan ilmu, mental, serta akhlak.
Karena itu, ia berharap prestasi Elfaroby tidak hanya berhenti pada raihan medali. Lebih dari itu, keberhasilan tersebut menjadi bekal untuk terus belajar, berprestasi, dan tetap rendah hati sehingga dapat menginspirasi pelajar maupun santri lainnya.





Komentar menggunakan bahasa sopan dan tidak mengandung unsur SARA. Redaksi berhak mengedit komentar apabila kurang layak tayang.