Mahasiswa Baru Kerap Hadapi Tantangan Adaptasi, Ini Saran Pakar Unair

Arifah
0


Mahasiswa baru. Foto Unair.

EDUKASIA.ID - Memulai kuliah bukan hanya soal mengejar nilai. Mahasiswa baru juga perlu menyiapkan mental untuk menghadapi lingkungan, teman, hingga pola belajar yang berbeda dari masa sekolah.

Pakar Psikologi Perkembangan dan Pendidikan Universitas Airlangga (UNAIR), Dr Dewi Retno Suminar, Dra MSi Psikolog, mengatakan kemampuan beradaptasi menjadi salah satu kunci penting dalam menjalani kehidupan kampus.

Menurut Dewi, mahasiswa baru biasanya menghadapi tantangan ketika harus meninggalkan lingkungan lama dan masuk ke suasana yang sama sekali berbeda. Kondisi itu bisa memengaruhi proses belajar jika mahasiswa tidak mampu menyesuaikan diri.

“Tantangan terbesar adalah adaptasi dengan lingkungan baru, mengingat teman maupun suasana yang juga baru. Kegagalan dalam beradaptasi menjadi sumber tantangan mental utama bagi mahasiswa baru,” ujar Dewi, dikutip dari laman resminya Jumat, 21 Agustus 2026.

Jangan Hanya Mengejar Nilai

Dewi menilai keberhasilan mahasiswa tidak cukup diukur dari kecerdasan akademik. Kehidupan perkuliahan juga membutuhkan kemampuan sosial, emosional, dan perilaku.

Mahasiswa dituntut lebih mandiri. Mereka juga harus mampu mengatur tanggung jawab dan mengambil keputusan dalam berbagai situasi.

Karena itu, mahasiswa baru perlu mulai membangun lingkungan pertemanan sejak awal kuliah. Salah satunya dengan mengikuti unit kegiatan mahasiswa (UKM).

UKM dapat mempertemukan mahasiswa dengan orang-orang yang memiliki ketertarikan serupa. Dari sana, mahasiswa bisa mendapatkan teman sekaligus membangun jaringan sosial di lingkungan kampus.

“Wajib bagi mahasiswa baru mencoba mendapatkan teman. Interaksi dengan teman yang memiliki minat yang sama akan membantu proses adaptasi dan menjadi dukungan ketika menghadapi kecemasan maupun stres,” jelas dosen Fakultas Psikologi itu.

Menurut Dewi, relasi sosial juga dapat membuat mahasiswa lebih mudah menemukan tempat untuk bercerita ketika menghadapi tekanan selama masa awal perkuliahan.

Jangan Terjebak FOMO

Mahasiswa baru juga perlu mengatur cara menggunakan media sosial. Dewi mengingatkan fenomena fear of missing out (FOMO) bisa membuat seseorang merasa harus selalu mengikuti apa yang dilakukan orang lain.

Sebagai alternatif, mahasiswa dapat menerapkan joy of missing out (JOMO). Prinsip ini mendorong seseorang tetap merasa nyaman meski tidak mengikuti seluruh informasi atau aktivitas yang sedang ramai.

Dewi juga menyarankan mahasiswa memilih sumber informasi yang kredibel. Informasi terkait kegiatan dan kehidupan kampus sebaiknya mengacu pada kanal resmi universitas.

Saat kecemasan muncul, mahasiswa juga bisa melakukan self-talk untuk membantu menenangkan pikiran.

Kenali Dosen dan Layanan Kamps

Dukungan tidak hanya datang dari teman. Mahasiswa baru juga perlu mengenal dosen pembimbing akademik dan membangun komunikasi dengan teman satu bimbingan.

Keluarga tetap memiliki peran penting. Mahasiswa disarankan menyampaikan perkembangan kuliah kepada orang tua secara objektif agar komunikasi tetap berjalan dengan baik.

UNAIR juga menyediakan sejumlah layanan pendampingan bagi mahasiswa yang mengalami kesulitan. Di antaranya Pusat Layanan Kesehatan (PLK), HELP CENTER, serta Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT).

Informasi mengenai layanan tersebut dapat mulai dikenali mahasiswa sejak mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PPKMB).

Dewi mengingatkan mahasiswa agar tidak menganggap kesulitan beradaptasi sebagai sesuatu yang harus dihadapi sendirian. Jika tekanan berlangsung lama dan mulai mengganggu kehidupan sehari-hari, dukungan dari lingkungan sekitar perlu dimanfaatkan.

“Bersyukurlah karena kalian telah menjadi mahasiswa di salah satu universitas terbaik di Indonesia. Banyaklah mendengar, bertanya, namun sedikit berbicara untuk mengenali lingkungan yang dimasuki. Gunakan jurus tangguh, pantang menyerah, dan perbanyak teman serta jejaring sosial agar dapat berkembang dengan baik,” pungkas Dewi.

Posting Komentar

0 Komentar

Komentar menggunakan bahasa sopan dan tidak mengandung unsur SARA. Redaksi berhak mengedit komentar apabila kurang layak tayang.

Posting Komentar (0)

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Ok, Go it!
To Top