Penyerahan donasi buku dari MI Miftahul Akhlaqiyah kepada AIO Foundation Indonesia. Foto: ist.
Semarang. EDUKASIA.ID – MI Miftahul Akhlaqiyah Ngaliyan, Kota Semarang, mendonasikan ratusan buku layak baca kepada AIO Foundation Indonesia, Kamis 6 Agustus 2026.
Penyerahan buku dilakukan di lingkungan MI Miftahul Akhlaqiyah. Selanjutnya, buku-buku tersebut akan disalurkan AIO Foundation Indonesia kepada sekolah, komunitas, maupun pihak lain yang membutuhkan.
Buku yang didonasikan merupakan hasil penataan dan pemilahan koleksi perpustakaan madrasah. Sebagian koleksi telah tersedia dalam beberapa eksemplar, sementara sebagian lainnya disesuaikan dengan perkembangan kebutuhan bacaan siswa.
Kepala MI Miftahul Akhlaqiyah, H. Rif’an Ulil Huda, mengatakan, pemilahan koleksi dilakukan seiring pembaruan buku perpustakaan yang dijalankan madrasah setiap tahun.
“Kami rutin memperbarui koleksi agar buku-buku yang tersedia tetap relevan dengan kebutuhan dan perkembangan usia siswa,” katanya.
Menurut Rif’an, kapasitas ruang perpustakaan yang semakin terbatas juga menjadi pertimbangan madrasah dalam menata koleksi. Buku-buku yang masih layak baca tidak dibiarkan menumpuk, tetapi disalurkan agar dapat dimanfaatkan oleh pembaca lain.
“Daripada hanya tersimpan karena kapasitas perpustakaan sudah penuh, buku-buku tersebut lebih bermanfaat apabila diberikan kepada pihak yang membutuhkan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, MI Miftahul Akhlaqiyah selama ini menempatkan literasi sebagai salah satu program unggulan. Madrasah secara berkala mengalokasikan anggaran hingga sekitar Rp10 juta untuk menambah dan memperbarui koleksi buku.
Pembaruan tersebut mencakup buku bacaan anak, pengetahuan umum, ensiklopedia, cerita, serta berbagai buku pendukung pembelajaran.
“Donasi ini bukan berarti buku-bukunya sudah tidak bermanfaat. Justru kami ingin manfaatnya terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak anak,” jelas Rif’an.
Melalui kerja sama dengan AIO Foundation Indonesia, ia berharap buku-buku tersebut dapat memperkuat akses bacaan di sekolah atau lingkungan masyarakat yang koleksi perpustakaannya masih terbatas.
“Semoga buku-buku ini sampai kepada pembaca yang tepat, menjadi tambahan bahan belajar, dan ikut menumbuhkan kegemaran membaca,” pungkasnya.
Perwakilan AIO Foundation Indonesia, HM Miftahul Arief, mengapresiasi langkah MI Miftahul Akhlaqiyah dalam menyalurkan buku-buku layak baca tersebut.
Menurutnya, masih banyak sekolah dan madrasah yang membutuhkan tambahan buku bacaan bermutu untuk anak-anak.
“Tidak semua sekolah dan madrasah memiliki perkembangan perpustakaan seperti MI Miftahul Akhlaqiyah. Masih banyak lembaga yang membutuhkan buku bacaan bermutu untuk mendukung literasi anak-anak,” katanya.
Ia menilai, kepedulian MI Miftahul Akhlaqiyah patut diapresiasi karena buku yang tidak lagi tertampung di perpustakaan tetap diupayakan agar memberikan manfaat.
“Langkah ini sangat baik dan layak ditiru lembaga lain. Buku yang masih bagus tidak hanya disimpan, tetapi disalurkan kepada pihak yang lebih membutuhkan,” ujar Miftahul Arief.
AIO Foundation Indonesia, lanjutnya, akan menyalurkan buku-buku tersebut kepada sekolah, madrasah, komunitas, atau lembaga lain yang membutuhkan sesuai hasil pemetaan.
“Kami akan berupaya agar buku-buku ini sampai kepada penerima yang tepat dan benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan minat baca anak-anak,” pungkasnya.





Komentar menggunakan bahasa sopan dan tidak mengandung unsur SARA. Redaksi berhak mengedit komentar apabila kurang layak tayang.