
Ilustrasi. Foto Magnific.
EDUKASIA.ID - Pernah berniat belajar, tetapi akhirnya malah menunda? Baru membuka buku sebentar, tangan sudah ingin mengambil ponsel atau melakukan hal lain yang terasa lebih menyenangkan.
Fokus dan disiplin memang tidak selalu datang dengan sendirinya. Keduanya perlu dilatih melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan berulang-ulang.
Bagi pelajar, membangun kebiasaan tersebut bisa dimulai dari aktivitas sehari-hari. Berikut enam cara yang dapat dicoba untuk melatih diri agar lebih fokus dan disiplin saat belajar.
1. Mulai dari tugas yang paling sering ditunda
Ada tugas yang sebenarnya mudah, tetapi entah mengapa selalu terasa berat untuk dimulai. Membaca buku, mengerjakan latihan soal, membuat rangkuman, hingga merapikan catatan sering kali ditunda karena ada kegiatan lain yang dianggap lebih menarik.Padahal, semakin lama sebuah tugas dibiarkan, biasanya semakin besar pula rasa malas untuk mengerjakannya.
Karena itu, cobalah menghadapi tugas yang paling sering dihindari. Tidak harus langsung selesai. Buka buku dan baca satu halaman atau kerjakan satu soal terlebih dahulu.
Langkah kecil dapat membantu menghilangkan rasa berat ketika akan memulai.
2. Jangan terlalu sering menekan snooze
Alarm berbunyi, tetapi tangan justru mencari tombol snooze. Sekali menunda mungkin terasa tidak masalah. Namun, jika dilakukan berulang setiap pagi, kebiasaan tersebut bisa membuat seseorang terbiasa mengabaikan keputusan yang sudah dibuat.Cobalah membuat aturan sederhana. Begitu alarm berbunyi, segera bangun dan tinggalkan tempat tidur.
Kebiasaan ini bukan hanya soal bangun lebih pagi. Ada latihan disiplin di dalamnya, yaitu membiasakan diri menjalankan keputusan yang sudah dibuat.
Jika dilakukan secara konsisten, kebiasaan kecil seperti ini dapat membantu membangun kepercayaan terhadap diri sendiri.
3. Biasakan berada dalam suasana tanpa distraksi
Notifikasi, media sosial, video pendek, musik, hingga berbagai informasi yang muncul di ponsel dapat membuat otak terbiasa mendapatkan rangsangan terus-menerus.Sesekali, cobalah memberikan waktu bagi diri sendiri untuk berada dalam suasana yang lebih tenang.
Tidak perlu lama. Luangkan sekitar lima menit tanpa memegang ponsel. Duduk dengan tenang, mengatur napas, dan membiarkan pikiran tanpa harus mencari hiburan.
Pada awalnya mungkin terasa membosankan. Namun, kemampuan menghadapi rasa bosan juga penting untuk melatih konsentrasi.
Dengan terbiasa tidak selalu mencari hiburan, seseorang dapat lebih mudah bertahan ketika harus membaca buku, mengerjakan soal, atau mengikuti pelajaran dalam waktu tertentu.
4. Susun rencana belajar sejak malam
Salah satu hal yang bisa membuat waktu belajar terbuang adalah terlalu banyak menentukan pilihan ketika waktunya sudah tiba.Misalnya, baru duduk di meja belajar tetapi masih bingung harus membaca materi apa, mengerjakan tugas yang mana, atau mulai dari pelajaran apa.
Agar lebih terarah, buatlah rencana sederhana pada malam sebelumnya.
Contohnya:
- 07.00-07.30: membaca materi IPA
- 16.00: mengerjakan latihan matematika
- 19.30: menyelesaikan tugas Bahasa Indonesia
Tidak perlu membuat jadwal yang terlalu padat. Cukup tentukan beberapa hal yang penting dan memang memungkinkan untuk dilakukan.
Dengan begitu, ketika waktu belajar tiba, energi tidak banyak terbuang untuk berpikir harus mulai dari mana.
5. Biasakan menyelesaikan hal-hal kecil
Disiplin tidak hanya berkaitan dengan belajar berjam-jam atau mendapatkan nilai tinggi.Hal sederhana seperti merapikan meja belajar, mengembalikan buku ke tempatnya, menyusun file tugas, atau membereskan perlengkapan belajar juga bisa menjadi latihan tanggung jawab.
Cobalah membiasakan satu hal kecil sebelum mulai belajar. Misalnya, membersihkan meja dan hanya menyisakan buku yang akan digunakan.
Meja yang lebih rapi dapat membantu mengurangi hal-hal yang mengganggu perhatian.
Pada akhirnya, disiplin sering kali terbentuk dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten, bukan hanya dari pencapaian besar.
6. Batasi scrolling dan gunakan waktu untuk mulai belajar
Membuka media sosial selama beberapa menit terkadang terasa tidak lama. Namun, tanpa disadari, waktu tersebut bisa berubah menjadi puluhan menit.Daripada seluruh waktu luang digunakan untuk scrolling, cobalah mengalihkannya untuk kegiatan sederhana yang bermanfaat.
Misalnya membaca beberapa halaman buku, berjalan kaki, mengulang materi, membuat rangkuman, atau mengerjakan beberapa soal.
Jangan menunggu sampai benar-benar merasa termotivasi untuk memulai. Sering kali, keinginan untuk melanjutkan justru muncul setelah seseorang mulai mengerjakan sesuatu.
Satu soal yang berhasil diselesaikan bisa mendorong untuk mengerjakan soal berikutnya. Begitu pula dengan membaca satu halaman yang kemudian membuat seseorang ingin melanjutkan ke halaman berikutnya.
Jadi, tidak perlu menunggu mood datang. Mulailah dari sesuatu yang paling mudah dilakukan.
Jika masih kesulitan menentukan cara belajar yang sesuai, pendampingan dapat menjadi salah satu pilihan. Dengan bimbingan yang tepat, kegiatan belajar bisa dibuat lebih terarah dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing siswa.
AIO Privat Semarang menyediakan layanan les privat dengan pendampingan yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa.
Informasi dan pendaftaran dapat dilakukan melalui WhatsApp +62816853042.




Komentar menggunakan bahasa sopan dan tidak mengandung unsur SARA. Redaksi berhak mengedit komentar apabila kurang layak tayang.