Di Ma’had Al-Jami’ah Walisongo, Ahli Hadis Turki Tekankan Adab Menuntut Ilmu

Moh. Miftahul Arief
0
Pengasuh Ma’had Al-Jami’ah Walisongo, KH. Dr. Ahmad Maghfurin, M.Ag. menyerahkan buku karyanya kepada Ahli Hadits Turki, Prof. Dr. Muhyiddin Awwamah.

Semarang. EDUKASIA.ID - Seorang penuntut ilmu tidak hanya membutuhkan kecerdasan intelektual, tetapi juga keikhlasan, kesungguhan, dan adab dalam menjalani proses belajar. Pesan tersebut Syekh Prof. Dr. Muhyiddin Awwamah dalam Ad-Daurah Al-'Ilmiyyah (Kuliah Ilmiah) di Ma’had Al-Jami’ah Walisongo, Kamis 3 September 2026.

Dalam kajian kitab Ma‘ālim Irsyādiyyah li Shinā‘ati Ṭālib al-‘Ilm (معالم إرشادية لصناعة طالب العلم), ulama ahli hadits yang bermukim di Turki itu menekankan pentingnya membangun tradisi keilmuan yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai kerendahan hati, integritas, dan penghormatan terhadap adab.

“Penuntut ilmu harus kritis dalam mencari kebenaran, tetapi tidak boleh kehilangan adab dan merasa lebih baik daripada orang lain,” ujar Syekh Muhyiddin.

Menurutnya, semakin luas ilmu yang dimiliki seseorang seharusnya semakin besar pula kesadarannya bahwa manusia memiliki keterbatasan.

Karena itu, proses belajar harus selalu disertai sikap tawadhu’, menghormati guru, dan menghargai perbedaan pandangan.

Ilmu Harus Membentuk Karakter


Dalam kajiannya, Syekh Muhyiddin juga menyoroti pentingnya membangun generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan berpikir kritis, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral dalam menggunakan ilmu.

Dijelaskannya, perjalanan seorang penuntut ilmu membutuhkan sejumlah fondasi utama, seperti keikhlasan, doa, kesungguhan, kesabaran, serta kemampuan menjaga diri dari sifat sombong.

“Ilmu bukan hanya tentang mengetahui sesuatu, tetapi tentang bagaimana ilmu itu memperbaiki diri dan memberikan manfaat bagi orang lain,” katanya.

Syekh Muhyiddin menilai ilmu tidak seharusnya melahirkan kesombongan intelektual. Sebaliknya, ilmu harus menjadi sarana pembentukan manusia yang lebih baik dan lebih bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya.

Pentingnya Tradisi Menulis dan Kritik Beradab


Dalam forum tersebut, Syekh Muhyiddin juga menekankan pentingnya menjadikan pena sebagai simbol perjuangan intelektual.

Menurutnya, seorang penuntut ilmu perlu membangun tradisi mencatat, membaca, menulis, dan mengembangkan gagasan sebagai bagian dari proses belajar.

Pena, menurut Syekh Muhyiddin, bukan sekadar alat tulis, melainkan simbol tanggung jawab dalam menjaga dan menyebarkan ilmu kepada masyarakat.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga adab dalam perbedaan pendapat.

“Perbedaan pendapat dalam ilmu adalah bagian dari proses pencarian kebenaran, tetapi perbedaan itu tidak boleh menghilangkan persaudaraan dan adab,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ahmad Maghfurin mengatakan tradisi intelektual Islam sejak dahulu berkembang melalui dialog dan perbedaan pandangan yang konstruktif.

“Generasi penuntut ilmu harus memiliki keberanian berpikir, tetapi tetap menjaga kesantunan dalam menyampaikan pendapat,” katanya.

Ma’had Integrasikan Ilmu dan Akhlak


Sementara itu, pengasuh Ma’had Al-Jami’ah Walisongo, KH. Dr. Ahmad Maghfurin, M.Ag. menegaskan bahwa pendidikan di lingkungan pesantren dan perguruan tinggi perlu mengintegrasikan aspek keilmuan dengan pembentukan akhlak.

“Ma’had bukan hanya tempat untuk menambah pengetahuan, tetapi juga tempat membentuk karakter para pencari ilmu agar memiliki ilmu yang bermanfaat dan akhlak yang baik,” ujar Ahmad Maghfurin.

Menurutnya, tradisi keilmuan harus terus dijaga melalui budaya membaca, berdiskusi, menulis, serta menghormati para ulama dan guru.

Ia menilai ilmu yang kuat harus berjalan beriringan dengan karakter yang kuat.

Dalam kesemoatan tersebut, KH. Dr. Ahmad Maghfurin, M.Ag. juga menyerahkan buku karyanya kepada Prof. Dr. Muhyiddin Awwamah.

Posting Komentar

0 Komentar

Komentar menggunakan bahasa sopan dan tidak mengandung unsur SARA. Redaksi berhak mengedit komentar apabila kurang layak tayang.

Posting Komentar (0)

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Ok, Go it!
To Top