Dekan FST UIN Walisongo, Prof. Dr. H. Fatah Syukur, M.Ag bersama peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Dr. Reza Audina Putri, M.Si., dari) saat Guest Lecture Prodi Kimia. Foto IST.
Semarang, EDUKASIA.ID - Program Studi Kimia Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Walisongo Semarang menggelar Guest Lecture tentang pemanfaatan fotokatalis molekuler untuk pengolahan limbah dan pengembangan energi bersih, di Ruang Kelas 3.7 ISDB FST, Jumat 18 September 2026.
Kegiatan bertema “Fotokatalis Molekuler: Dari Pengolahan Limbah hingga Energi Bersih” tersebut menghadirkan Dr. Reza Audina Putri, M.Si., dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Guest Lecture diikuti mahasiswa Program Studi Kimia semester 3 dan sejumlah mahasiswa semester 7. Hadir pula Dekan FST UIN Walisongo Fatah Syukur, Ketua Program Studi Kimia, serta Sekretaris Program Studi Kimia.
Materi yang disampaikan mencakup perkembangan katalisis, penerapan fotokatalis dalam pengolahan limbah, serta potensi material tersebut dalam mendukung pengembangan energi bersih
Dekan FST UIN Walisongo, Prof. Dr. H. Fatah Syukur, M.Ag menekankan pentingnya pengembangan teknologi berbasis riset kimia untuk menjawab tantangan lingkungan dan energi.
“Perkembangan teknologi berbasis riset kimia memiliki peran penting dalam menciptakan solusi terhadap berbagai tantangan lingkungan dan energi,” ujar Fatah Syukur.
Ia menjelaskan, kegiatan Guest Lecture tersebut diharapkan membantu mahasiswa memahami penerapan inovasi material kimia dalam pengembangan teknologi yang lebih ramah lingkungan.
“Melalui kegiatan workshop mengenai Fotokatalis Molekuler, mahasiswa diharapkan dapat memahami bagaimana inovasi material kimia dapat diterapkan untuk menghasilkan teknologi yang lebih ramah lingkungan,” lanjutnya.
Menurut Fatah, pengembangan fotokatalis tidak hanya berkontribusi dalam pengolahan limbah, tetapi juga membuka peluang pemanfaatan energi bersih untuk mendukung kualitas kehidupan masyarakat.
Dalam pemaparannya, Dr. Reza Audina Putri membahas perkembangan riset katalisis dan penerapannya dalam kehidupan, termasuk kaitannya dengan transisi energi berkelanjutan, lingkungan yang lebih bersih, dan pengembangan industri hijau.
Teknologi katalis berperan dalam meningkatkan efisiensi proses industri karena dapat mempercepat reaksi kimia dengan penggunaan energi yang lebih rendah.
Pemanfaatan katalis juga dapat meningkatkan efisiensi bahan baku, mengurangi konsumsi energi, dan meminimalkan pembentukan produk samping yang berpotensi mencemari lingkungan. Efisiensi proses tersebut turut berpotensi menekan biaya produksi.
Fotokatalis Molekuler untuk Pengolahan Limbah
Salah satu materi utama yang dibahas adalah konsep fotokatalis, yaitu material katalis yang bekerja dengan bantuan energi foton atau cahaya untuk menjalankan proses katalitik.
Material fotokatalis umumnya menggunakan bahan semikonduktor yang memiliki karakteristik di antara konduktor dan isolator. Ketika menerima energi cahaya, material tersebut dapat mengalami perpindahan elektron yang mendukung berlangsungnya reaksi fotokatalitik.
Dalam proses fotokatalitik, material tersebut menghasilkan spesies reaktif berupa radikal oksigen (O•) dan radikal hidroksil (OH•). Spesies reaktif ini memiliki kemampuan oksidasi tinggi yang dapat dimanfaatkan untuk mendegradasi berbagai polutan organik.
Mekanisme tersebut menjadikan teknologi fotokatalis sebagai salah satu pendekatan yang berpotensi digunakan dalam pengolahan limbah, khususnya untuk mengurangi kontaminan organik yang sulit terurai melalui proses konvensional.
Fotokatalis dan Potensi Energi Bersih
Selain pengolahan limbah, Dr. Reza menjelaskan sejumlah penerapan lain dari material fotokatalis, seperti material antibakteri, produksi energi bersih melalui pembentukan gas hidrogen, dan proses reduksi karbon dioksida (CO₂).
Pembahasan tersebut memperlihatkan keterkaitan antara pengembangan material kimia dengan kebutuhan teknologi lingkungan dan energi berkelanjutan.
Melalui Guest Lecture ini, mahasiswa Program Studi Kimia memperoleh wawasan mengenai hubungan antara konsep dasar kimia material dan penerapan teknologi modern. Kegiatan tersebut juga diarahkan untuk memperluas pemahaman mahasiswa terhadap riset katalisis dan pengembangan inovasi kimia yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan.




Komentar menggunakan bahasa sopan dan tidak mengandung unsur SARA. Redaksi berhak mengedit komentar apabila kurang layak tayang.