Kementerian Agama. Foto Kemenag.
EDUKASIA.ID - Kementerian Agama bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) membuka Program Persiapan Studi Lanjut (PPSL) 2026.
Program ini ditujukan bagi dosen perguruan tinggi keagamaan yang ingin melanjutkan pendidikan doktoral di luar negeri.
PPSL berlangsung selama tiga bulan, mulai 1 Oktober hingga 30 Desember 2026. Peserta akan mendapat pembekalan bahasa Inggris dan IELTS, penyusunan proposal riset, hingga strategi mendapatkan beasiswa dan melanjutkan studi ke luar negeri.
Kepala Puspenma Sekretariat Jenderal Kemenag Ruchman Basori mengatakan program ini dibuat untuk memperkuat kesiapan dosen yang akan melanjutkan pendidikan S3 di luar negeri.
“Ini untuk memberikan pembekalan bahasa Inggris, kesiapan studi secara akademik, serta mental untuk belajar ke luar negeri,” kata Ruchman kepada NU Online, Jumat, 18 September 2026.
Pendaftaran Dibuka 16-23 September
Pendaftaran PPSL 2026 dibuka pada 16-23 September 2026. Penetapan peserta dijadwalkan pada 28 September 2026.Program ini terbuka bagi dosen perguruan tinggi keagamaan, termasuk UIN, IAIN, STAIN, perguruan tinggi keagamaan Islam swasta, serta perguruan tinggi keagamaan di bawah Ditjen Bimas Kristen, Katolik, Hindu, Buddha dan Khonghucu.
Syarat Utama
Beberapa syarat yang harus dipenuhi calon peserta antara lain:- WNI dan maksimal berusia 45 tahun per 31 Desember 2026.
- Lulusan S2 dan belum pernah menempuh S3.
- IPK minimal 3,25.
- Berstatus dosen tetap dan memiliki NIDN atau NUPTK.
- Mendapatkan surat rekomendasi pimpinan.
- Membuat proposal penelitian disertasi 1.000-1.500 kata dalam bahasa Inggris.
- Memiliki TOEFL ITP minimal 550 atau IELTS minimal 6,0.
- Sertifikat bahasa Inggris masih berlaku maksimal dua tahun hingga masa pendaftaran.
Pendaftaran dilakukan melalui aplikasi pendaftaran beasiswa Kemenag.



Komentar menggunakan bahasa sopan dan tidak mengandung unsur SARA. Redaksi berhak mengedit komentar apabila kurang layak tayang.