
Alumni Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Zaki Mubarrok. Foto Kemendikdasmen.
Yogyakarta, EDUKASIA.ID - Alumni Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Zaki Mubarrok, membagikan lima pesan kepada mahasiswa untuk mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja. Salah satunya, terus belajar dan berani mengambil peluang.
Pesan tersebut disampaikan Zaki dalam program perdana UMY Alumni Homecoming di Gedung AR Fachruddin A UMY, Jumat, 16 Oktober 2026.
Zaki merupakan alumni Program Studi Hubungan Internasional (HI) UMY angkatan 1995. Kini, ia menjabat sebagai Inspektur IV Inspektorat Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI.
Dalam kesempatan itu, Zaki menceritakan perjalanan akademik dan kariernya, termasuk pengalamannya menempuh pendidikan doktoral hingga mendapat kesempatan mengabdi kepada negara.
Ia mengaku, latar belakang sebagai santri yang berasal dari desa bukanlah penghalang untuk berkembang dan bersaing di tingkat yang lebih luas.
“Pengalaman itulah yang menguatkan keyakinan saya bahwa kesempatan untuk maju terbuka bagi siapa pun yang mau belajar dan mempersiapkan diri,” jelasnya.
Menurut Zaki, keberhasilan tidak datang secara instan. Dibutuhkan ketekunan, kesiapan, dan kemampuan memanfaatkan kesempatan yang datang.
Ia juga mengingatkan mahasiswa agar tidak sibuk membandingkan pencapaian diri dengan orang lain. Sebab, setiap orang memiliki titik awal dan proses perjalanan yang berbeda.
Mahasiswa, kata dia, perlu terus memperluas pengetahuan, mengasah kemampuan, serta berani mengambil peluang yang sesuai dengan tujuan hidup.
“Mahasiswa sekarang perlu terus memperluas pengetahuan, mengasah kemampuan, dan berani mengambil kesempatan yang relevan dengan tujuan hidupnya,” tegasnya.
Lima pesan Zaki untuk mahasiswa
Menutup sesi berbagi pengalaman, Zaki menyampaikan lima hal yang perlu menjadi bekal mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja.Pertama, belajar dari siapa saja. Kedua, percaya pada proses dan menyerahkan hasil kepada Allah. Ketiga, mempersiapkan diri untuk menemukan dan memanfaatkan peluang. Keempat, mampu beradaptasi. Kelima, menjaga integritas.
Menurutnya, kemampuan akademik saja tidak cukup untuk menghadapi dunia kerja yang terus berubah. Mahasiswa juga perlu memiliki kemauan untuk terus belajar, menyesuaikan diri, dan menjaga nilai-nilai yang dipegang.
UMY Perkuat Hubungan dengan Alumni
Sementara itu, Direktur Kewirausahaan UMY, Diah Setyawati Dewanti, mengatakan UMY Alumni Homecoming menjadi upaya kampus untuk mempererat hubungan dengan para alumni sekaligus membagikan pengalaman mereka kepada mahasiswa.Selama ini, hubungan kampus dengan alumni dinilai masih kerap terjalin pada momentum tertentu, seperti pengisian tracer study dan kebutuhan akreditasi.
Padahal, alumni memiliki pengalaman dan pengetahuan yang dapat menjadi bekal mahasiswa dalam mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.
“Alumni merupakan bagian dari keluarga besar UMY yang memiliki pengalaman dan pengetahuan berharga untuk dibagikan kepada generasi mahasiswa berikutnya. Semangat tersebut sejalan dengan slogan Always Be a Part of UMY,” ujar Diah.
Melalui program ini, UMY juga berupaya meningkatkan kesiapan dan daya saing mahasiswa, antara lain dengan memperluas kesempatan magang serta memperkuat koordinasi dengan alumni dan berbagai instansi.
UMY Alumni Homecoming direncanakan menjadi agenda rutin untuk menjaga hubungan antara mahasiswa, alumni, dosen, dan tenaga kependidikan.




Komentar menggunakan bahasa sopan dan tidak mengandung unsur SARA. Redaksi berhak mengedit komentar apabila kurang layak tayang.