Clarissa Aurelia Nahid Saputra, penerima Beasiswa Garuda Kemdiktisaintek. Foto Kemendiktisaintek.
Jakarta, EDUKASIA.ID - Clarissa Aurelia Nahid Saputra, penerima Beasiswa Garuda Kemdiktisaintek Batch 1 tahun 2025, tak hanya menempuh pendidikan di University of California San Diego (UC San Diego), Amerika Serikat.
Pada tahun pertamanya, Clarissa juga merintis startup teknologi bersama rekan-rekannya.
Startup bernama Clean AI Labs (tryclean.ai) itu membantu perusahaan mencari calon pembeli berdasarkan data aktivitas bisnis, seperti pengiriman, perizinan, dan pergantian pemasok.
Clean AI Labs mendapat pendanaan US$ 50.000 dari Jackson Square Ventures dan US$ 500.000 dari Y Combinator.
Sebelum memilih UC San Diego, Clarissa telah diterima di 14 perguruan tinggi luar negeri. Beberapa di antaranya National University of Singapore (NUS), Nanyang Technological University (NTU), University of Illinois Urbana-Champaign (UIUC), UC Davis, University of Edinburgh, dan King's College London.
Clarissa memilih UC San Diego karena kampus tersebut sesuai dengan minat dan tujuan studinya.
Prestasi Clarissa telah dibangun sejak bersekolah di SMANU M. H. Thamrin. Ia aktif berorganisasi, mengikuti kompetisi sains, serta meraih honorable mention di International Physics Olympiad (IPhO) dan Asian Physics Olympiad (APhO).
“Sebelumnya, saya telah memetakan tujuan pendidikan sejak duduk di bangku SMANU M. H. Thamrin melalui berbagai kegiatan pengembangan diri, termasuk mengikuti International Physics Olympiad dan menjadi wakil ketua OSIS,” ujar Clarissa melalui pesan instan, Selasa, 29 September 2026.
Pilih Beasiswa Garuda
Clarissa mengetahui Beasiswa Garuda melalui program persiapan Beasiswa Indonesia Maju. Ia akhirnya memilih beasiswa tersebut untuk melanjutkan pendidikan di Amerika Serikat.“Saya pertama mengetahui tentang Beasiswa Garuda karena partisipasi saya di program persiapan Beasiswa Indonesia Maju. Saya ingat, saya diberitahu bahwa saya diterima Beasiswa Garuda dalam waktu yang berdekatan dengan saat saya diterima beasiswa lain. Pada akhirnya, saya memilih (Beasiswa) Garuda karena memberikan kesempatan untuk belajar di Amerika Serikat, persisnya di UC San Diego,” ungkap Clarissa.
Selama proses persiapan keberangkatan, Clarissa mendapat bantuan dari tim Beasiswa Garuda. Dukungan tersebut meliputi pengurusan dokumen resmi dan penghubung dengan kedutaan besar setempat.
Menurut Clarissa, beasiswa itu juga memberinya kesempatan membangun relasi dengan mahasiswa lain yang memiliki semangat belajar dan berkembang.
“Menurut saya, Beasiswa Garuda tidak hanya membantu saya secara finansial namun juga secara sosial. Lewat beasiswa ini, saya bisa ketemu teman-teman yang sangat ambisius, dan saya sangat senang berbicara dengan mereka tentang hal-hal yang sedang terjadi di Indonesia maupun dunia global. Teman-teman saya di UC San Diego sering berkumpul dan membantu sesama,” tutur Clarissa.
Fokus Kembangkan Robotika dan AI
Selama tahun pertama kuliah, Clarissa mengikuti riset robotika, hackathon, dan berbagai kegiatan akademik. Pengalaman tersebut memperluas wawasannya, baik dalam bidang akademik maupun pengembangan diri.Ke depan, Clarissa ingin memperluas dampak teknologi yang dikembangkannya. Ia juga berencana memperdalam bidang robotika dan AI hardware.
Clarissa berpesan agar pelajar yang ingin melanjutkan pendidikan ke luar negeri tetap bersyukur, terus belajar, dan tidak menyerah ketika menghadapi kegagalan.
“Bagi sebagian orang, kesempatan untuk mengenyam pendidikan mungkin terasa seperti hal yang biasa. Namun, kita perlu ingat bahwa masih banyak saudara kita yang bahkan belum sempat memikirkan hal ini, karena mereka masih harus berjuang dari nol untuk sampai ke titik yang sama. Karena itu, mari selalu bersyukur atas apa yang kita miliki, juga atas setiap proses yang telah kita lalui. Semua langkah, termasuk kegagalan, adalah bagian dari perjalanan yang membentuk diri kita. Jangan lupa untuk terus menjadi pribadi yang introspektif dan peduli sekitar. Semangat untuk teman-teman yang sedang berjuang meraih Beasiswa Garuda! Ingat, dunia sangatlah besar, banyak sekali yang bisa dipelajari,” pesan Clarissa.
Beasiswa Garuda merupakan program beasiswa bergelar untuk memperluas akses pendidikan dan kesempatan berprestasi bagi putra-putri Indonesia, terutama dari latar belakang yang belum terepresentasikan. Program ini menjadi bagian dari ekosistem SMA Unggul Garuda untuk mendukung pengembangan sains dan teknologi di Indonesia.



Komentar menggunakan bahasa sopan dan tidak mengandung unsur SARA. Redaksi berhak mengedit komentar apabila kurang layak tayang.