Orang Tua Perlu Tahu, Ini 5 Tanda Anak Mengalami Bullying

Arifah
0

Ilustrasi. Foto Magnific.

EDUKASIA.ID - Bullying atau perundungan bisa terjadi tanpa sepengetahuan orang tua. Tak semua anak berani menceritakan pengalaman buruk yang dialaminya, baik di sekolah maupun lingkungan pertemanan.

Meski anak memilih diam, orang tua tetap bisa mengenali perubahan yang muncul dalam kesehariannya. Mulai dari perubahan suasana hati, munculnya luka pada tubuh, hingga anak yang tiba-tiba enggan pergi ke sekolah.

Mengenali tanda-tanda tersebut penting agar orang tua bisa segera mengetahui masalah yang dihadapi anak dan memberikan dukungan yang dibutuhkan.

Lantas, apa saja tanda anak mungkin mengalami bullying?

1. Suasana Hati Anak Berubah

Orang tua perlu waspada jika anak yang biasanya ceria tiba-tiba menjadi pendiam, mudah menangis, sering terlihat sedih, atau lebih suka menyendiri.

Anak juga mungkin menjadi lebih mudah marah atau terlihat cemas tanpa alasan yang jelas. Perubahan ini bisa menandakan anak sedang menghadapi tekanan emosional, termasuk kemungkinan mengalami perundungan.

Cobalah mengajak anak berbicara dengan lembut. Hindari mendesaknya untuk bercerita jika ia belum merasa nyaman.

2. Muncul Luka atau Keluhan Fisik

Perhatikan jika anak sering pulang dengan tubuh memar, mengalami goresan, atau memiliki luka yang penyebabnya tidak jelas.

Anak juga bisa mengeluhkan sakit kepala atau sakit perut berulang kali, terutama ketika hendak berangkat sekolah.

Kondisi tersebut tidak selalu berarti anak mengalami bullying. Namun, orang tua perlu mencari tahu penyebabnya dengan menanyakan kejadian yang dialami anak secara tenang.

3. Anak Mengalami Gangguan Tidur

Anak yang mengalami perundungan bisa merasa takut atau cemas hingga kesulitan tidur.

Orang tua mungkin mendapati anak sering terbangun pada malam hari, mengalami mimpi buruk, atau menangis saat tidur. Anak juga bisa terlihat kelelahan pada pagi hari karena kurang istirahat.

Jika perubahan ini berlangsung terus-menerus, orang tua perlu mencari tahu apakah ada masalah yang membuat anak merasa tidak aman.

4. Anak Mendadak Enggan Sekolah

Jika anak yang biasanya bersemangat ke sekolah tiba-tiba sering menolak berangkat, orang tua sebaiknya tidak langsung menganggapnya malas.

Perhatikan juga jika anak mulai menghindari teman tertentu, kehilangan minat pada hobinya, atau tidak lagi mau mengikuti kegiatan yang sebelumnya disukai.

Perubahan tersebut bisa menjadi petunjuk adanya masalah di lingkungan sekolah atau pertemanannya. Ajak anak bercerita dan berikan kesempatan kepadanya untuk menyampaikan perasaan tanpa takut disalahkan.

5. Pola Makan Anak Berubah

Perubahan kebiasaan makan juga perlu diperhatikan. Anak mungkin kehilangan nafsu makan atau justru makan lebih banyak dari biasanya.

Orang tua juga perlu mencari tahu jika anak sering pulang sekolah dalam keadaan sangat lapar. Salah satu kemungkinan yang perlu diperiksa adalah apakah anak merasa takut atau tidak nyaman saat makan di sekolah.

Meski demikian, perubahan pola makan dapat disebabkan berbagai faktor sehingga orang tua perlu mencari tahu penyebabnya lebih lanjut.

Itulah 5 tanda anak mungkin mengalami bullying yang perlu diketahui orang tua. Tanda-tanda tersebut tidak selalu berarti anak menjadi korban perundungan, tetapi perubahan yang terjadi secara tiba-tiba tetap perlu mendapat perhatian.

Jika merasa ada yang tidak beres, jangan langsung memarahi atau menyalahkan anak. Dengarkan ceritanya, yakinkan bahwa ia bisa meminta bantuan, dan ajak pihak sekolah bekerja sama jika perundungan terjadi di lingkungan sekolah.

Posting Komentar

0 Komentar

Komentar menggunakan bahasa sopan dan tidak mengandung unsur SARA. Redaksi berhak mengedit komentar apabila kurang layak tayang.

Posting Komentar (0)

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Ok, Go it!
To Top