4 Larangan di Bulan Muharram yang Perlu Dihindari Umat Islam

Arifah
0
Ilustrasi. Foto Freepik.

EDUKASIA.ID - Muharram menjadi bulan pembuka dalam kalender Hijriah sekaligus salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam. Pada tahun ini, 1 Muharram 1448 Hijriah bertepatan dengan Selasa, 16 Juni 2026.

Sebagai salah satu dari empat bulan haram atau asyhurul hurum, Muharram memiliki kedudukan istimewa.
Selain dianjurkan memperbanyak ibadah dan amal saleh, umat Islam juga diingatkan untuk menjauhi berbagai perbuatan yang dapat mengurangi kemuliaan bulan tersebut.

Mengutip laman Detik, berikut hal yang sebaiknya dihindari selama Muharram:

1. Memulai Permusuhan dan Peperangan

Islam mengajarkan pentingnya menjaga perdamaian, terlebih pada bulan-bulan suci. Karena itu, memulai peperangan, konflik, maupun tindakan yang memicu permusuhan dianjurkan untuk dihindari.

Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur'an surat Al-Baqarah ayat 217 yang menerangkan bahwa peperangan pada bulan haram merupakan dosa besar, meskipun terdapat kondisi tertentu yang dibenarkan oleh syariat.

2. Melakukan Kezaliman

Larangan berikutnya adalah berbuat zalim, baik kepada diri sendiri maupun orang lain. Bentuk kezaliman tidak hanya berupa tindakan yang merugikan sesama, tetapi juga segala perbuatan yang menjauhkan seseorang dari ketaatan kepada Allah SWT.


Contohnya seperti mengabaikan kewajiban agama, menyebarkan fitnah, hingga melakukan perbuatan yang merugikan hak orang lain.

Allah SWT berfirman dalam surat Al-Hajj ayat 25 bahwa orang yang berbuat zalim akan mendapatkan azab yang pedih.

3. Menyimpan dan Membalas Dendam

Muharram juga menjadi momentum untuk memperkuat sikap saling memaafkan. Dalam ajaran Islam, membalas keburukan dengan keburukan bukanlah pilihan yang utama.


Sebaliknya, umat Muslim dianjurkan untuk menahan amarah, mengedepankan perdamaian, dan membuka pintu maaf dalam menyelesaikan perselisihan. Sikap tersebut dinilai lebih mulia dibandingkan memelihara dendam yang dapat memperpanjang konflik.

4. Melakukan Perbuatan Maksiat

Segala bentuk kemaksiatan juga perlu dijauhi selama bulan Muharram. Perbuatan maksiat dapat berupa kebohongan, ghibah, fitnah, meninggalkan ibadah wajib, maupun tindakan lain yang melanggar ajaran agama.

Para ulama menjelaskan bahwa dosa yang dilakukan pada bulan-bulan mulia memiliki konsekuensi yang lebih berat. Karena itu, umat Islam dianjurkan lebih berhati-hati dalam menjaga ucapan maupun perbuatannya.

Dalam surat Asy-Syura ayat 40, Allah SWT menjelaskan bahwa balasan suatu keburukan adalah keburukan yang setimpal. Namun, orang yang memaafkan dan berbuat baik akan mendapatkan pahala dari Allah SWT.

Itulah sejumlah larangan yang perlu diperhatikan selama bulan Muharram.

Posting Komentar

0 Komentar

Komentar menggunakan bahasa sopan dan tidak mengandung unsur SARA. Redaksi berhak mengedit komentar apabila kurang layak tayang.

Posting Komentar (0)

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Ok, Go it!
To Top