Seleksi Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag Masuk Tahap Tes Akademik dan Psikologi

Redaksi
0
Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (PUSPENMA) Sekretariat Jenderal Kementerian Agama, Ruchman Basori (kiri). Foto ist

Jakarta. EDUKASIA.ID
- Seleksi Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kementerian Agama memasuki tahap Asesmen Kapasitas Akademik dan Psikologi (AKAP). Tahap ini diikuti para calon awardee yang telah dinyatakan lulus seleksi administrasi, termasuk setelah proses sanggah yang dibuka untuk pertama kalinya pada penyelenggaraan BIB 2026.

Tercatat, jumlah pendaftar BIB Kemenag Tahun 2026 mencapai 12.696 orang. Mereka berasal dari program S1, S2, dan S3 untuk tujuan studi di dalam maupun luar negeri.

BIB merupakan program beasiswa hasil kolaborasi antara Kementerian Agama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan.

Sejak diluncurkan pada 2022, program ini telah melahirkan sekitar 8.707 awardee yang tersebar di berbagai perguruan tinggi terbaik di dalam maupun luar negeri.

Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (PUSPENMA) Sekretariat Jenderal Kementerian Agama, Ruchman Basori, mengatakan seluruh tahapan seleksi berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel.

"Alhamdulillah tahapan seleksi objektif, transparan dan tepat waktu sesuai dengan jadwal yang tertera pada Booklet BIB 2026," terang Ruchman, Sabtu 27 Juni 2026.

Menurutnya, peserta yang lolos administrasi kini memasuki tahapan Asesmen Kapasitas Akademik dan Psikologi (AKAP) atau yang juga dikenal sebagai Test Bakat Skolastik (TBS). Seleksi dilakukan menggunakan sistem Computer Based Test (CBT) dari tempat masing-masing peserta.

"AKAP akan digelar secara serentak pada tanggal 28 Juni dan simulasi akan dilaksanakan pada tanggal 26 dan 27 Juni 2026, untuk memastikan semua Awardee lancar menggunakan platform ujian," kata Aktivis Mahasiswa '98 ini.

Pelaksanaan simulasi untuk program Beasiswa S1 Santri dan S1 Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) dilaksanakan pada 26 Juni 2026.


Sementara simulasi pada 27 Juni 2026 diperuntukkan bagi peserta program Akselerasi S1 Lanjut S2 dan S2 Lanjut S3, Double Degree S1 dan S2, Beasiswa Pesantren S2 dan S3, serta Beasiswa Unggulan Keagamaan jenjang S1, S2, dan S3, baik dalam maupun luar negeri.

Ruchman mengimbau para calon awardee agar menyiapkan laptop atau komputer serta telepon seluler yang akan digunakan saat pelaksanaan tes.

Ia juga mengingatkan peserta untuk mengunduh dan menginstal aplikasi Ruang Ujian CBT sebelum mengikuti simulasi maupun ujian.

Hingga Juni 2025, jumlah penerima manfaat BIB mencapai 39.371 orang. Rinciannya, sebanyak 8.707 orang merupakan penerima program gelar, sedangkan 30.654 orang mengikuti program non gelar.

"Sebagian besar penerima beasiswa telah berkiprah dan berkontribusi kepada masyarakat, diberbegai sektor kehidupan," kata Alumni UIN Walisongo Semarang ini.

Llayanan beasiswa yang diinisiasi PUSPENMA terus berkembang. Pada 2026, sedikitnya terdapat enam skema beasiswa yang dibuka, yakni Beasiswa Unggulan Keagamaan, Beasiswa Pesantren, Beasiswa Double Degree, Beasiswa Akselerasi, Beasiswa Targetted, dan Bantuan Penyelesaian Pendidikan S2 dan S3.

Posting Komentar

0 Komentar

Komentar menggunakan bahasa sopan dan tidak mengandung unsur SARA. Redaksi berhak mengedit komentar apabila kurang layak tayang.

Posting Komentar (0)

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Ok, Go it!
To Top