Kemenag Percepat Revitalisasi 2.120 Madrasah

Arifah
0

Rapat tindak lanjut revitalisasi madrasah. Foto Kemenag.

Jakarta. EDUKASIA.ID - Kementerian Agama (Kemenag) mempercepat pelaksanaan Program Hasil Tindak Cepat (PHTC) yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto.

Upaya tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan Sekretariat Presiden guna mempercepat revitalisasi madrasah di berbagai daerah.

Langkah percepatan itu dibahas dalam Rapat Tindak Lanjut Revitalisasi Satuan Pendidikan di Gedung Sekretaris Kabinet, Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta Pusat. Rapat dihadiri langsung Sekretaris Jenderal Kemenag Kamaruddin Amin bersama jajaran terkait.

Pada tahap awal Juli 2026, pemerintah memprioritaskan revitalisasi madrasah di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Sebanyak empat satuan pendidikan yang berada di Kompleks Pondok Pesantren Ar Rasyidi Penimbung menjadi sasaran utama program tersebut.

Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin menegaskan pihaknya akan mengawal pelaksanaan program agar berjalan sesuai target dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.

"Kami (Kemenag) berkomitmen penuh untuk memaksimalkan program (PHTC) revitalisasi madrasah (dari Presiden Prabowo) ini. Kami akan pastikan data akurat dan up-to-date," tutur Kamaruddin pada Kamis, 16 Juli 2026.

Selain memastikan validitas data, Kemenag juga membuka peluang penyesuaian lokasi revitalisasi agar dapat segera diproses melalui Deputi Dukungan Program Presiden di Sekretariat Presiden.

Ke depan, pemerintah juga menyiapkan skema yang memungkinkan satuan pendidikan mengajukan proposal revitalisasi secara langsung melalui dinas maupun tim terkait di daerah.

Sementara itu, pelaksanaan program terus menunjukkan perkembangan. Dari 2.120 madrasah yang diusulkan Kemenag, sebanyak 1.404 madrasah kini masih dalam tahap pengerjaan oleh Kementerian PU.

Tak hanya itu, Kemenag juga membuka peluang penambahan daftar madrasah yang akan masuk dalam target Program Hasil Tindak Cepat pada tahun anggaran 2027.

Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Nyanyu Khodijah mengatakan ratusan madrasah telah merasakan manfaat program revitalisasi tersebut.

"(Kami mencatat) yang sudah (menerima manfaat) itu sebanyak 853 madrasah. Kemenag akan terus proaktif dan berkolaborasi (bersama Kementerian PU dan Setneg) untuk memastikan semakin banyak madrasah menerima manfaat PHTC (revitalisasi) ini," tambah Nyanyu Khodijah selaku Direktur Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan(KSKK) Madrasah, yang turut mendampingi Sekjen Kemenag.

Kemenag memastikan revitalisasi madrasah akan terus berlanjut sebagai bagian dari program prioritas Presiden Prabowo untuk meningkatkan kualitas pendidikan Islam.

"(Revitalisasi) ini akan terus berproses melalui program PHTC Bapak Presiden Prabowo. Insyaallah melalui (program) ini dapat menguatkan dan memajukan kualitas pendidikan Islam di madrasah," pungkas Kamaruddin.

Posting Komentar

0 Komentar

Komentar menggunakan bahasa sopan dan tidak mengandung unsur SARA. Redaksi berhak mengedit komentar apabila kurang layak tayang.

Posting Komentar (0)

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Ok, Go it!
To Top