Ilustrasi. Foto Kemenag.
EDUKASIA.ID - Memasuki tahun ajaran 2026/2027, Kementerian Agama menyediakan 12 Buku Teks Utama Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti yang dapat diunduh secara gratis oleh guru dan siswa.
Buku untuk jenjang SD hingga SMA/SMK tersebut diterbitkan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Buddha sebagai bahan ajar yang mengacu pada Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning).
Direktur Jenderal Bimas Buddha, Supriyadi, mengatakan penerbitan buku tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memperkuat layanan pendidikan agama Buddha di Indonesia.
"Penerbitan 12 Buku Teks Utama Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti ini merupakan wujud nyata komitmen Ditjen Bimas Buddha dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan agama Buddha di Indonesia," jelasnya pada Selasa, 21 Juli 2026.
Menurut Supriyadi, penerapan Kurikulum Berbasis Cinta dan Pembelajaran Mendalam diharapkan mampu membangun proses belajar yang tidak hanya berfokus pada pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter peserta didik.
Ia menilai langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mencetak generasi yang berintegritas, menjunjung tinggi toleransi, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa. Selain itu, penyusunan buku ini juga ditujukan untuk menjawab kebutuhan sekolah akan bahan ajar yang relevan dan inklusif sesuai Standar Nasional Pendidikan (SNP).
Plt. Direktur Urusan Agama dan Pendidikan Buddha, Budi Sulistiyo, mengatakan buku-buku tersebut disusun untuk mendukung kebutuhan pembelajaran yang terus berkembang sekaligus memenuhi standar pendidikan nasional.
Ia menjelaskan materi di dalam buku turut mengakomodasi berbagai kebijakan strategis pendidikan nasional. Di antaranya Delapan Dimensi Profil Lulusan, Pendidikan Antikorupsi, Moderasi Beragama, hingga Pendidikan Ramah Anak.
Dengan materi tersebut, proses pembelajaran diharapkan tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi, tetapi juga menanamkan nilai-nilai karakter kepada peserta didik.
Kementerian Agama juga memastikan seluruh naskah disusun oleh tim khusus Ditjen Bimas Buddha. Sebelum diterbitkan, setiap buku telah melalui proses penilaian dan telaah oleh Pusat Penilaian, Lektur, dan Literasi Keagamaan Kementerian Agama guna memastikan kualitas isi dan kelayakan substansinya.
Seluruh jilid buku tersebut kini telah mengantongi International Standard Book Number (ISBN) dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dan siap digunakan secara serentak di sekolah-sekolah di seluruh Indonesia. Unduh di sini.




Komentar menggunakan bahasa sopan dan tidak mengandung unsur SARA. Redaksi berhak mengedit komentar apabila kurang layak tayang.