Sebulan Dibuka, Jalur RPL UIN SATU Tulungagung Sudah Jaring 200 Pendaftar

Redaksi
0
Ilustrasi. Sebanyak 200 calon mahasiswa telah mendaftar melalui jalur RPL UIN SATU Tulungagung dalam sebulan pertama pembukaan Gelombang 1 Tahun Akademik 2026/2027. Foto ist.

Tulungagung, EDUKASIA.ID – Minat masyarakat mengikuti Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) di UIN Sayyid Ali Rahmatullah (UIN SATU) Tulungagung terus meningkat. Baru sebulan dibuka, jalur penerimaan mahasiswa baru tersebut telah menjaring 200 pendaftar.

Berdasarkan data Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) RPL per 22 Juli 2026, sebanyak 200 orang telah mendaftar pada Gelombang 1 Tahun Akademik 2026/2027.

Pendaftaran Gelombang 1 dibuka sejak 25 Juni 2026. Untuk jenjang Sarjana (S1), pembayaran berlangsung hingga 25 Juli 2026 dan unggah berkas sampai 30 Juli 2026, sedangkan pengumuman dijadwalkan pada 10 Agustus 2026.

Adapun jenjang Magister (S2) membuka pembayaran hingga 30 Juli 2026, unggah berkas sampai 31 Juli 2026, dengan pengumuman hasil pada 12 Agustus 2026.

Dari rekapitulasi pendaftar, tiga program studi dengan peminat terbanyak ialah Pendidikan Agama Islam (S1 dan S2), Manajemen Pendidikan Islam (S1 dan S2), serta Ekonomi Syariah (S1 dan S2).

Selain itu, sejumlah program studi lain juga mencatat minat tinggi, di antaranya Tadris Matematika (S2), Hukum Keluarga Islam (S2), Tadris Bahasa Inggris (S2), Manajemen Dakwah (S1), Hukum Ekonomi Syariah (S2), dan Hukum Tata Negara (S1).

Saat ini UIN SATU menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dengan penyelenggara RPL terbanyak di Indonesia, yakni 45 program studi yang terdiri atas 31 program Sarjana (S1) dan 14 program Magister (S2).

Rektor UIN SATU Tulungagung, Prof. Abd. Aziz, mengatakan program RPL menjadi bentuk komitmen kampus dalam memperluas akses pendidikan tinggi yang lebih inklusif.

"Program RPL ini lahir dari kesadaran bahwa masih banyak anggota masyarakat yang sebenarnya telah memiliki kompetensi dan pengalaman yang sangat memadai, namun belum memiliki kesempatan untuk mendapatkan pengakuan formal atas capaian tersebut. UIN SATU hadir untuk menjembatani kesenjangan tersebut," ujarnya.

Menurutnya, capaian 200 pendaftar dalam sebulan pertama menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap jalur RPL cukup tinggi.

Program RPL, lanjutnya, bukan sekadar mempercepat masa studi, tetapi menjadi bagian dari strategi kampus untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang pendidikan keagamaan.

"Dengan keberhasilan ini, kami optimistis bahwa UIN SATU akan semakin dikenal sebagai kampus yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga hadir nyata menjawab kebutuhan masyarakat dan berkontribusi pada pembangunan bangsa," katanya.

RPL Tipe A merupakan sistem pengakuan terhadap capaian pembelajaran yang diperoleh melalui pendidikan formal, nonformal, informal, maupun pengalaman kerja. Pengalaman tersebut kemudian dikonversi menjadi Satuan Kredit Semester (SKS).

Melalui skema ini, pengalaman mengajar, pengabdian di lembaga pendidikan Islam, maupun pengalaman profesional dapat diakui secara akademis sehingga peserta tidak perlu memulai kuliah dari awal.

Program S1 melalui jalur RPL dapat ditempuh sekitar tiga semester atau 1,5 tahun, sedangkan program S2 sekitar satu tahun. Perkuliahan dilaksanakan secara hybrid sehingga peserta tetap dapat menjalankan pekerjaan atau pengabdian.

Program ini ditujukan bagi profesional dan karyawan yang memiliki pengalaman kerja relevan, guru dan tenaga pendidik di madrasah maupun TPQ, serta lulusan pondok pesantren yang telah mengabdi minimal dua tahun.

Pendaftaran RPL Gelombang 1 masih dibuka hingga akhir Juli 2026. Informasi dan pendaftaran dapat diakses melalui laman admisi.uinsatu.ac.id maupun rpl.uinsatu.ac.id.

Posting Komentar

0 Komentar

Komentar menggunakan bahasa sopan dan tidak mengandung unsur SARA. Redaksi berhak mengedit komentar apabila kurang layak tayang.

Posting Komentar (0)

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Ok, Go it!
To Top